Syaikh Palestina Beri Motivasi Siswa

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SALATIGA – SMPIT Izzatul Islam Getasan menerima kunjungan Syaikh Muath Al’amoedi yang berasal dari Ramallah, Palestina, Rabu (31/5) di aula sekolah setempat. Kunjungan ini dalam rangka safari dakwah selama bulan Ramadan. Syaikh Muath Al’amoedi didampingi oleh tim dan penerjemah dari lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Griya Zakat wilayah Semarang.

Di hadapan ratusan siswa SMPIT dan SDIT Izzatul Islam Getasan yang didampingi oleh para guru, Muath yang hafal Alquran sejak usia 13 tahun itu memotivasi peserta yang hadir untuk menjadi muslim yang cerdas dan saleh. Pria yang sedang menempuh program doktorol di Universitas Maroko itu berpesan tiga hal yang harus dikuasai oleh seorang muslim.

“Yang pertama, bahwa seorang muslim harus belajar bahasa Arab. Karena dengan menguasai bahasa Arab, mereka bisa memahami Alquran dengan baik. Sehingga Alquran tidak hanya menjadi bacaan melainkan benar-benar menjadi pedoman bagi seorang muslim dalam meraih kesuksesan di dunia dan akhirat,” terang dia.

Pesan yang kedua seorang muslim juga harus menguasai bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Maka untuk bisa mengakses informasi dan perkembangan ilmu pengetahuan diperlukan penguasaan bahasa Inggris. Yang terakhir, seorang muslim utamanya pelajar harus belajar kembali tentang sejarah kejayaan Islam dari masa Nabi Muhammad sampai Turki Utsmani.

Kepala SMPIT Izzatul Islam Muniroh mengaku senang sekolahnya dijadikan tempat tujuan untuk safari dakwah. “Kami mengaku senang bisa bertemu dengan saudara kami langsung dari Palestina,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara di Palestina dan terkumpul sejumlah Rp 1.949.000. Dana ini disalurkan lewat lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) wilayah Semarang. (sas/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -