Persijap Jadi Lawan Ideal

555

SEMARANG Head coach PSIS, Subangkit, menganggap Persijap Jepara adalah lawan yang ideal bagi timnya di laga uji coba pertama Ramadan yang akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (3/6) malam besok. Maklum saja, tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu bertarung di grup paling ketat ajang Liga 2, yakni Grup 3 di mana Abdul Latief dkk bersaing ketat dengan tim-tim kuat lainnya, seperti finalis ISC B 2016 PSCS Cilacap dan PSS Sleman.

”Secara mental bertanding sudah pasti Persijap cukup siap. Selain itu, mereka juga dilatih oleh pelatih asing Fernando Sales. Jadi, menurut saya Persijap adalah lawan yang ideal bagi kami di libur kompetisi ini,” beber Subangkit.

Pelatih asal Pasuruan itu menambahkan, PSIS memang butuh lawan laga uji coba yang bisa memberikan tekanan pertandingan tinggi untuk menguji semua lini permainan tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut.

”Karena dengan begitu, kami jadi tahu mana saja kekurangan tim. Dan kami harap pertandingan lawan Persijap besok kami bisa tampil lebih baik dibanding pertandingan-pertandingan di kompetisi lalu,” katanya.

Secara kekuatan Subangkit mengakui belum tahu banyak strategi, serta komposisi yang biasa dimainkan Fernando Sales. ”Hanya sekilas saya tahu Persijap kuat di pemain sayap mereka. Jadi, harus diwaspadai mulai dari permainan lini tengah,” lanjutnya.

Ketua panpel laga kandang PSIS, Pujianto, menambahkan, persiapan akhir juga telah dilakukan panpel untuk menggelar laga uji coba lawan Persijap besok. ”Akan ada sedikit perubahan untuk penjualan tiket, di mana loket dan pintu masuk akan kami perbanyak mengingat di pertandingan sebelumnya sempat terjadi penumpukan di pintu masuk, karena jumlah penonton terlalu banyak, sedangkan pintu masuk yang tidak bisa maksimal,” katanya.

Panpel PSIS juga memberikan kuota kepada suporter tim tamu yang akan menyaksikan langsung laga uji coba besok di Stadion Jatidiri. ”Jumlahnya berapa kami belum mendapat konfirmasi lebih lanjut. Yang jelas semua aspek sudah kami siapkan, termasuk keamanan saat pertandingan,” ujarnya. (bas/aro/ce1)