DIDATA: Petugas pendata sibuk melakukan rekap data keluarga sehat 2017 di salah satu ruangan Puskesmas Selomerto. (AHMAD ZAINUDIN/JAWA POS RADAR KEDU)
DIDATA: Petugas pendata sibuk melakukan rekap data keluarga sehat 2017 di salah satu ruangan Puskesmas Selomerto. (AHMAD ZAINUDIN/JAWA POS RADAR KEDU)

WONOSOBO—Penyandang sakit jiwa di Kecamatan Selomerto tergolong tinggi. Terbukti, saat dilakukan pendataan keluarga sehat oleh Puskesmas Selomerto, petugas menemukan sedikitnya 5 penderita sakit jiwa dengan kondisi memprihatinkan.

Terdatanya 5 penyandang itu, menambah daftar orang sakit jiwa di wilayah Selomerto yang sebelumnya telah terdata 60 orang. Pendataan dilakukan kepada 30 warga di 16 desa di wilayah Selomerto. Pendataan dilakukan sesuai seruan Permenkes Nomor 39 Tahun 2016.

“Bedanya, kalau Puskesmas kecamatan lain pendataan dilakukan hanya satu dua desa, di sini 16 desa. Dari data yang sudah direkap, diketahui ada 5 warga yang mengalami gangguan kejiwaan,” ucap Numan Kumoro, staf Puskesmas Selomerto mewakili pimpinannya yang sedang rapat, Rabu (31/5) kemarin.

Pendataan diperkirakan rampung pada Juni 2017. Hasil pendataan, akan diunggah di Pusdatin Kemenkes. Harapannya, dalam waktu dekat, riwayat atau status kesehatan masyarakat terdata dengan baik.

Khusus sakit jiwa, Numan membeber, masyarakat dengan gangguan kejiwaan, umumnya tidak mendapatkan perlakuan semestinya. Baik dari sisi pengobatan maupun perawatan.

Yang memprihatinkan, justru terkesan ada pembiaran dari pihak keluarga maupun masyarakat. “Masih sedikit yang tahu bahwa gangguan mental atau kejiwaan itu sebetulnya bisa disembuhkan.”

Mengatasi hal itu, Puskesmas tak mampu berjalan sendiri. Butuh kerjasama lintas sektor dan dukungan lintas program. Selain itu, penting pula kesadaran dan pemahaman masyarakat agar tak memperparah kondisi psikis penderita.

“Stigma negatif masih melekat. Kesadaran untuk mengobatinya masih rendah. Yang ada seperti yang sudah-sudah, dibiarkan kalau tidak membahayakan. Ketika membahayakan dikunci atau dikerangkeng.” (cr2/isk)