Robot UKSW Maju ke KRI

1152
SIAPKAN ROBOT: Tim Robotics Research Center (R2C) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga yang meraih juara 3 Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda tingkat Regional III. ( IST)
SIAPKAN ROBOT: Tim Robotics Research Center (R2C) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga yang meraih juara 3 Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda tingkat Regional III. ( IST)

SALATIGA – Tim Robotics Research Center (R2C) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga siap melenggang ke Kontes Robot Indonesia (KRI) 2017 tingkat nasional, awal Juli mendatang di Bandung. Kesiapan itu seiring keberhasilan R2C Warrior yang mewakili UKSW meraih juara 3 Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda dan penghargaan Desain Terbaik dalam laga KRI tingkat Regional III yang berlangsung pada 11 sampai dengan 13 Mei 2017 di Universitas Gajah Mada Jogjakarta.

Pembantu Rektor III UKSW Bidang Kemahasiswaan Arief Sadjiarto mengapresiasi capaian prestasi R2C di ajang KRI regional. Arief menyatakan bangga akan hasil yang sudah dicapai R2C yang beranggotakan mahasiswa Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) ini. “Mereka sudah berjuang maksimal, sudah menunjukkan prestasinya dan bisa maju ke nasional. Sekarang kita siapkan untuk maju ke tingkat nasional. Harapannya di nasional nanti juga bisa mencapai prestasi,” kata Arief saat menerima tim R2C di Gedung Administrasi Pusat (GAP).

Koordinator R2C Yohanes Haryudanta menuturkan, saat ini R2C sedang fokus mempersiapkan robot untuk maju ke tingkat nasional. Rencananya, jumlah robot yang maju ke nasional untuk berlaga di Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda akan ditambah.

“Kemarin ada dua robot R2C Warrior yang maju di regional, satu menjadi penjaga gawang, satu penyerang. Di nasional kita akan tambah satu robot lagi. Robot penjaga gawang kemarin akan kita jadikan bek dan kita akan buat robot penjaga gawang lagi,” terang Danta.

Selain itu, Danta menuturkan, algoritma juga sedang disiapkan tim agar robot lebih cepat menendang bola. “Sepak bola beroda baru pertama kali dilombakan tahun ini, jadi kita belum bisa tahu peta nanti di nasional bagaimana. Karena itu kita targetkan bisa lolos semifinal,” ujarnya optimis.

Dilaga regional kemarin, UKSW melalui R2C mengirimkan robot untuk maju di dua kategori, yaitu Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda dan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki. R2C Warrior adalah robot yang turun di KRSBI Beroda dan berhasil meraih juara 3 serta maju ke tingkat nasional. Sedangkan R2C Acheron yang mewakili kategori KRPAI ada di posisi 8 tingkat regional. (sas/ton)