33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Kuras Perhiasan, Terapis Ditangkap

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG—Yenny Purwasih alias Yuni, 29, perempuan yang tinggal di Jalan Magelang-Jogja Km 11 Desa Blabak, Mungkid, Kabupaten Magelang, akan merayakan Lebaran tahun ini di hotel prodeo. Penyebabnya, perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai sales alat kesehatan sekaligus terapis itu, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencurian. Modusnya, berpura-pura menjadi terapis gratis yang masuk ke rumah korban.

Kasusnya terjadi pada Jumat (19/5) lalu. Mulanya, Yuni berhasil memperdaya salah satu korbannya yang sudah berusia lanjut. Yuni masuk ke rumah dan menawarkan pijat gratis kepada nenek Titik Kartini, 66, di Kampung Paten Jurang, Rejowinangun Utara, Magelang Tengah.

“Awalnya, korban tertarik dengan tawaran pelaku. Pelaku langsung menggunakan alat-alat pijat, berpura-pura sedang melakukan terapi pijat. Pelaku lantas meminta korban melepaskan perhiasan yang dikenakan, agar proses pemijatan bisa sempurna,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo saat gelar perkara di Aula Mapolres Magelang Kota, Rabu (31/5) kemarin.

Hari menjelaskan, permintaan tersebut dituruti oleh korban. Untuk meyakinkan korban, pelaku memberi cipratan air mineral ke leher korban, dengan alasan mempercepat proses terapi. Namun, tak berselang lama, pelaku pura-pura keluar sebentar untuk mengambil alat pijat lainnya.

“Korban yang menunggu, baru sadar ternyata perempuan yang berpura-pura jadi terapis, telah membohongi dan membawa perhiasan yang ia kenakan sebelumnya,” beber Kapolres. Menurut laporan korban, ada 1 kalung emas 16 gram, liontin 4 gram, dan tiga buah cincin seberat 20 gram, dengan total kerugian hingga Rp 20 juta.

Korban langsung melapor ke Polres Magelang Kota. Anggota Polres bergerak cepat memburu pelaku. “Tersangka kami tangkap di kawasan Pasar Rejowinangun, Kota Magelang, Senin (22/5) lalu.” Bersama tersangka, polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 4,875 juta. “Diduga uang tersebut sisa hasil penjualan emas curian.”

Barang bukti lainnya yang diamankan berupa satu set alat pijat elektrik, lembar surat jual beli emas, dan baju terusan. Tersangka mengakui perbuatannya. Kasus di Kota Magelang, sudah kali kedua dilakukan tersangka.

Tersangka bakal dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Ancaman hukumannya maksimal 6 tahun penjara. Di hadapan polisi, tersangka mengaku terpaksa melakukan pencurian, karena butuh uang. Meski sudah bekerja, Yuni merasa belum bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkab Demak Kembangkan Empat Titik Destinasi Wisata Pantai

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pemkab Demak terus berupaya memoles dan mengembangkan potensi wisata pantai. Setidaknya, ada 4 titik lokasi yang dikembangkan. Yaitu, Pantai Morosari Sayung, Pantai Istambul...

Implementasikan Pancasila dalam Setiap Kegiatan

SEMARANG - Ribuan masyarakat memadati Lapangan Simpang Lima, dalam perayaan Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6). Ya, warga antusias menyaksikan pentas wayang kulit dengan lakon...

PNS Dihukum Hormat Bendera Setengah Jam

SEMARANG - Hari Kejepit Nasional (Harpitnas) seperti pada 27 Maret 2017 kemarin berpotensi besar mengganggu pelayanan publik yang dilakukan oleh kantor-kantor pemerintahan. Sebab, pada...

Jumat Sukses di Hays

Hampir satu jam saya sendirian di rumah itu. Eh… masjid itu. Sambil lihat-lihat apa yang tertempel di dinding: sebuah AC-jendela yang lama. Kalimat-kalimat pujian...

Pupuk Atlet dengan Kerja Keras dan Kekeluargaan

MUNGKID – Meskipun Perkumpulan Bulutangkis (PB) Daya Manunggal Mungkid Kabupaten Magelang terbilang klub baru yang berdiri pada 2015 silam, namun berbagai prestasi telah diukir...

Siswa Baru Terbangkan Balon Cita-Cita

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – SMP Mutual Kota Magelang melaksanakan kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Selasa (10/7). Kegiatan yang diawali dengan upacara di lapangan tengah...