RAZIA PEKAT : Kepala Satpol PP Bambang Saptoro memintai keterangan sejumlah PSK yang tertangkap dalam razia pekat, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAZIA PEKAT : Kepala Satpol PP Bambang Saptoro memintai keterangan sejumlah PSK yang tertangkap dalam razia pekat, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Operasi pekat kembali digencarkan Satpol PP. Beberapa lokasi menjadi sasaran petugas. Di antaranya, warung remang-remang Jio, pengamen dan gelandangan di kawasan Masjid Agung Demak serta traffic light Katonsari, Kecamatan Demak Kota.

Kepala Satpol PP Pemkab Demak, Bambang Saptoro mengatakan, petugas menyisir tempat-tempat yang dicurigai menjadi lokasi mangkal para pekerja seks komersial (PSK). Dalam razia ini, berhasil diamankan 4 PSK. Saat hendak ditangkap, petugas sempat kejar-kejaran dengan para peramu nikmat sesaat tersebut.

Petugas melakukan operasi di warung esek-esek tersebut karena kerap menjadi ajang mesum PSK dengan pria hidup belang. “Razia kami galakkan terus. Jangan sampai bulan suci Ramadan dinodai oleh penyakit masyarakat (pekat) seperti itu,” ujar Bambang.

Menurutnya, masih banyak lokasi lain yang menjadi sasaran untuk razia berikutnya. Untuk melancarkan kegiatan ini, petugas Satpol PP dikerahkan semua sehingga hasilnya dapat maksimal. “Masih ada yang sempat lari,” katanya.

Pelaksana razia lapangan Satpol PP, Adi Prabowo menambahkan, meski bulan suci Ramadan, masih ada PSK yang nekat beroperasi di siang bolong. “Karena itu, kita tertibkan supaya mereka tidak mengganggu jalannya orang beribadah puasa,” jelasnya didampingi Sugiyono. (hib/ida)