25.7 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Guru Harus Melek Teknologi

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta kepada 43 kepala sekolah yang baru saja dilantik untuk membuat gebrakan baru di dunia pendidikan yang menyenangkan untuk siswa. Mereka terdiri dari 31 kepala Sekolah Dasar  (SD), dan 12 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diambil sumpahnya di Pendopo Pengabdian, Rabu (31/5).

“Tentunya, dalam rangka memajukan pendidikan di Kota Magelang,” kata Sigit.

Pesan ini ia sampaikan, karena tak ingin peserta didik merasa bosan mengikuti belajar mengajar (KBM) di sekolah. Ia menyarankan, transfer ilmu bisa didukung dengan penerapan teknologi terkini, namun tetap dalam pengawasan. Hal ini selaras dengan visi Kota Magelang sebagai Kota Cerdas.

“Anak-anak sekarang itu pintar-pintar, kita tidak boleh ketinggalan, agar anak tertarik dan senang belajar dengan guru,” ungkapnya.

Dengan pemanfaatan teknologi positif, ia yakin, kreativitas dan inovasi peserta didik akan terasah. Di sisi lain, teknologi, utamanya gawai, dapat mempengaruhi karakter anak. Inilah yang harus diantisipasi.

“Kita bisa jalin komunikasi yang lebih dekat dengan anak melalui penggunaan media sosial, sehingga mereka tidak malu lagi bertanya atau menceritakan sesuatu kepada kita. Ini menjadi peluang untuk mengkontrol kondisi anak.”

Jika guru belum bisa menggoperasikan media sosial atau teknologi komputer, diminta untuk belajar kepada bawahannya. Seperti Sigit yang sebelumnya tidak begitu paham media sosial, kini menjadi cukup mahir.

“Tadinya saya sendiri kurang paham dengan yang seperti itu, tapi saat ini menjadi tuntutan untuk mengikuti, dan saya belajar dengan staf-staf saya,” ujarnya.

Selain melantik kepala sekolah, Sigit juga mengangkat Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Magelang Hery Nurjianto dan Direktur Umum dan Kepatuhan Bank Magelang Taufik Hidayat. (put/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -