Sidak Jalan Rusak, Bupati Jalan Kaki 200 Meter

Tegur Rekanan Jalan Tol

1481
RUSAK PARAH : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melakukan peninjauan jalan rusak di Desa Kaibahan, Kesesi, Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUSAK PARAH : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melakukan peninjauan jalan rusak di Desa Kaibahan, Kesesi, Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Jelang Lebaran 2017, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi kembali memastikan infrastruktur jalan. Kali ini, meninjau lokasi jalan rusak di Kecamatan Sragi dan Kesesi. Bupati Asip sempat berjalan kaki sepanjang 200 meter, untuk memastikan kondisi jalan milik Kabupaten Pekalongan dan jalan milik Pemprov Jateng, Selasa (30/5) kemarin.

Bupati Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa kerusakan jalan di Kecamatan Sragi dan Kecamatan Kesesi, sebagian besar karena dilalui armada pengangkut material proyek jalan tol Pemalang-Batang yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

Karena itulah, pihaknya melalui Dinas Pekerjaan Umum  Tata Ruang (DPU TARU) melakukan survei lokasi untuk memetakan jalan rusak yang perlu diperbaiki. Baik jalan rusak milik Pemkab Pekalongan maupun Pemprov Jateng.

“Untuk jalan rusak di sepanjang Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, karena jalan itu milik Pemkab Pekalongan, akan segera diperbaiki dalam bulan ini juga. Sehingga, bisa dilalui warga untuk mudik Lebaran. Sedangkan jalan rusak milik Pemprov Jateng akan diusulkan perbaikan ke DPU Pemprov Jateng,” ungkap Bupati Asip.

Kendati begitu, Bupati Asip juga mengimbau warga yang mengalami gangguan atas dampak proyek pembangunan jalan tol, untuk melapor ke posko yang telah dibentuk. Hasil laporan warga, akan disampaikan ke rekanan pengelola jalan tol, dalam hal ini PT Waskita dan PT Sejahtera Mitra Jaya (PT SMJ). Sehingga warga tidak perlu melakukan aksi unjuk rasa atau pemblokiran armada milik rekanan.

“Saya sudah mengingatkan kepada rekanan pengelola proyek jalan tol agar segera melakukan perbaikan jalan rusak yang menjadi kewajibannya. Termasuk pembayaran kompensasi dari dampak pembangunan jalan tol ini,” kata Bupati Asip.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPU TARU), Kabupaten Pekalongan, Muhamad Arif, menegaskan bahwa pihaknya sudah memberikan usulan dan teguran kepada rekanan pengelola proyek jalan tol, agar segera memperbaiki jalan rusak. Demikian juga dengan jembatan yang rusak seperti yang ada di Desa Tangkil, Kecamatan Sragi.

“Sesuai instruksi bupati, setiap hari kami akan memberikan laporan perkembangan perbaikan jalan yang dilakukan oleh rekanan proyek tol. Demikian juga perbaikan yang akan dilakukan Pemkab Pekalongan sendiri,” tegas Arif. (thd/ida)