WTP Kota Salatiga Hasil Penilaian Murni

853
PERTAMA WTP: Wali Kota Salatiga Yuliyanto (tengah) dan Wakil Ketua DPRD Salatiga Fathur Rahman (kanan) usai menerima LHP LKPD dari BPK Perwakilan Jawa Tengah. (DOK PEMKOT SALATIGA)
PERTAMA WTP: Wali Kota Salatiga Yuliyanto (tengah) dan Wakil Ketua DPRD Salatiga Fathur Rahman (kanan) usai menerima LHP LKPD dari BPK Perwakilan Jawa Tengah. (DOK PEMKOT SALATIGA)

SALATIGA – Kota Salatiga menjadi salah satu kabupaten/kota yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan LHP LKPD diserahkan Ketua BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Hery Subowo kepada Wali Kota Salatiga Yuliyanto didampingi Wakil Ketua DPRD Salatiga Fathur Rahman,di Gedung Pertemuan BPK Perwakilan Provinsi Jateng, Jumat (26/5) lalu.

Di tengah hiruk pikuk pemberitaan penangkapan auditor BPK berkait dengan dugaan jual beli predikat WTP, Kota Salatiga berhasil mendapatkan bersama daerah lain juga memperoleh opini WTP dari BPK. Yakni Kabupaten Boyolali, Grobogan, Purworejo dan Batang. “Predikat yang diraih kota Salatiga ini penilaiannya benar benar murni,” tandas Kabag Humas Setda Salatiga Sri Satuti, Senin (29/5).

Prestasi WTP ini yang telah dinantikan selama bertahun-tahun, dan diraih setelah BPK selesai memeriksa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Salatiga Tahun Anggaran 2016. Hal ini menjadi penting karena sejak 2006, Pemkot Salatiga mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Yuliyanto mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja dari seluruh jajaran Pemkot Salatiga. “Saya sampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Pemkot Salatiga yang telah bekerja keras dalam rangka tata kelola keuangan dan aset daerah yang lebih baik,” kata Yuliyanto.

Ia mengingatkan agar prestasi ini tidak hanya bisa diraih, tapi juga dipertahankan untuk tahun-tahun yang akan datang. “Saya berharap agar prestasi ini menambah semangat Pemkot Salatiga supaya ke depan semakin transparan dan terbuka.”

Terpisah, Pj Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Sri Wityowati mengatakan, pengelolaan aset telah menjadi perhatian khusus bagi Pemkot Salatiga dalam upaya menuju WTP. “Pengelolaan aset atau barang milik daerah telah menjadi PR bagi Pemkot Salatiga. Saya ucapkan terima kasih karena usaha dari OPD seperti Dinas Pendidikan, Rumah Sakit Umum Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan OPD lainnya, sampai kepada para pengurus barang di masing-masing OPD sehingga WTP ini bisa kita raih bersama,” kata Sri Wityowati. (sas/ton)