33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Jalur Alternatif Masih Rusak

Ruas Jatibogor-Kertasari

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SLAWI-Beberapa jalur alternatif untuk para pemudik di Kabupaten Tegal masih banyak yang rusak. Salah satunya, di ruas Jatibogor-Kertasari Kecamatan Suradadi. Kondisinya sangat memprihatinkan. Selain rusak parah, jalan tersebut tidak difasilitasi penerangan jalan umum (PJU).

Padahal, ruas Jalan Jatibogor-Kertasari merupakan jalur alternatif saat jalur pantura wilayah Kecamatan Suradadi hingga Kecamatan Warureja mengalami kemacetan. Jalur alternatif itu dilalui dari pertigaan Larangan, Kecamatan Kramat ke arah selatan hingga pertigaan Kemantran. Dari pertigaan Kemantran berbelok ke kiri arah timur menuju arah Jatibogor.

Jika melihat kondisi jalan dari Kemantran menuju Jatibogor, memang masih bagus. Aspalnya menggunakan hotmix. Namun setelah sampai Jatibogor hingga Kertasari, sangat mengenaskan. Sebagian jalan kondisinya beton, tapi sebagiannya lagi rusak parah. Kondisi itu dikarenakan proyek peningkatan jalan dengan betonisasi ruas Jatibogor-Kertasari yang tidak rampung dikerjakan di tahun 2016.

“Kondisinya sangat parah. Jika tidak berhati-hati bisa terjatuh,” kata Sudaryo, 40, salah satu warga Desa Kertayasa Kecamatan Kramat yang kerap melintasi jalur Jatibogor-Kertasari dan Jatibogor-Lodadi, kemarin.

Menurut pria berbadan gempal ini, jalur itu sangat sulit dilalui, karena berlubang, bergelombang dan ambles. Lubang jalan bisa mencapai kedalaman 50 sentimeter dengan lebar sekitar 1-3 meter. Saat hujan turun, lubang terisi air hingga layaknya kolam ikan. “Kalau pengendara yang tidak terbiasa melewati jalur itu, bisa terjebak dalam lubang dan terjatuh,” tuturnya.

Anggota DPRD Kabupaten Tegal asal Desa Jatibogor, Rudi Indrayani mengaku sudah berulangkali menyuarakan untuk perbaikan jalan di Jatibogor-Kertasari. Desakan DPRD telah direalisasikan di tahun 2016, tapi sayangnya proyek itu gagal dikerjakan 100 persen. Kondisi itu memperparah jalan yang hanya dibeton separuh jalan. Pihaknya kembali mengusulkan untuk lanjutan proyek itu di tahun ini. Akan tetapi, karena keterbatasan anggaran, sehingga hanya mendapatkan plafon untuk pemeliharaan sebesar Rp 150 juta. “Kami akan dorong untuk tahun 2018, bisa dilanjutkan,” pungkasnya. (yer/jpg/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Fajar Khawatirkan Budaya Mremo

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Harga daging sapi bakalan naik jelang Lebaran 2018 mendatang, seiring tingginya permintaan. Prediksi kenaikan berkisar Rp 5 ribu. Harga daging sapi lokal di...

Terpacu Kerja Keras

MEMIMPIN lembaga pendidikan agar mampu mencetak siswa-siswa yang unggul, bukanlah pekerjaan mudah. Hal itulah yang berusaha dilakukan oleh Wasi’un, S.PdI, M.PdI. Sejak akhir Agustus...

Semarak Ultah Ke-40 MAN 1 Wonosobo

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Memasuki ulang tahun yang ke-40, MAN 1 Wonosobo menggelar serangkaian acara menarik. Dimulai dari gelar apel hingga mengundang artis salawat Wafiq Azizah. Apel...

Hoax Sapi Jumbo Milik Presiden Jokowi Batal Dikurbankan

JawaPos.com – Proses penyembelihan sapi milik Presiden Jokowi di Solo menjadi perbincangan. Butuh usaha ekstra lantaran sapinya sangat besar dan tingkahnya agresif. Kondisi itu...

Begal Motor Berhasil Diringkus

KENDAL—Pelaku begal motor yang kerap beroperasi di wilayah Singorojo, berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polsek Singorojo. Penangkapan dilakukan setelah pihak Polsek mendapatkan laporan dari korban...

Datangkan Eks Striker Timnas U-19

SEMARANG – Perlahan kebutuhan pemain PSIS semakin komplet. Sore kemarin tim berjuluk Mahesa Jenar kedatangan striker muda, Mariando Djonak Uropmabin. Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung...