21 Titik Kemiskinan Digelar Pasar Murah

529

TEMANGGUNG—Sebanyak 21 titik kemiskinan di Temanggung menjadi sasaran Pemkab dan Tim Penggerak PKK untuk target lokasi pasar murah. Tujuannya, untuk stabilisasi harga dan membantu warga dalam pemenuhan kebutuhan pokok dan komoditas lainnya selama Ramadan.

Bupati Bambang Sukarno mengatakan, pasar murah sebagai bukti keberpihakkan pemerintah untuk membantu warga kurang beruntung dalam memenuhi sembako pada Ramadan dan Idul Fitri 1438 H.

Bupati Bambang menyebut, sejumlah komoditas di pasar murah, mendapatkan subsidi dari Pemkab. “Ini khusus di konsumsi, tidak boleh untuk kulakan pedagang,” kata bupati disela pembukaan pasar murah di Desa Nguwet Kecamatan Kranggan, Senin (29/5) kemarin.

Masih menurut Bupati Bambang, subsidi yang diberikan bervariasi, disesuaikan dengan komoditas. Lantas, komoditas itu dijual dalam satu paket. Seperti minyak goreng, gula pasir, terigu, sirup, dan teh. Harga jualnya cukup murah, hanya Rp 50.000. Pasar murah dilaksanakan di 21 tempat. Rinciannya, 20 tempat pasar murah di tingkat kecamatan dan 1 pasar murah tingkat kabupaten. Pelaksanaan pasar murah hingga 17 Juni.

Bupati Bambang menegaskan, panitia akan menerjunkan tim monitoring untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran. Selain sembako, juga disediakan komoditas lain. Seperti aneka kue, pakaian, sandal, sepatu, dan barang kebutuhan lainnya dengan harga di bawah harga pasar. (jpg/isk)