PENCANANGAN : Sekda Pemkab Demak dr Singgih Setyono MMR bersama Kepala Dinkes Guvrin Heru Putranto menyaksikan penandatanganan pelaksanaan Germas oleh OPD di Pendopo. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENCANANGAN : Sekda Pemkab Demak dr Singgih Setyono MMR bersama Kepala Dinkes Guvrin Heru Putranto menyaksikan penandatanganan pelaksanaan Germas oleh OPD di Pendopo. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Pemkab Demak mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan pelaksanaan Germas oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan organisasi lainnya.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan selaku Ketua Penyelenggara, dr Anggoro menyampaikan bahwa pencanangan Germas secara nasional ini sebagai bentuk tindakan preventif atas meningkatnya penyakit tidak menular, seperti, stroke, jantung, dan diabetes. Karena itu, kata dia, tindakan nyata dari Germas adalah melakukan aktivitas fisik. Yaitu, makan sayur, buah-buahan serta tidak merokok dalam kehidupan sehari-hari. “Ini awal yang baik untuk langkah preventif,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Guvrin Heru Putanto menambahkan bahwa Germas melibatkan semua sektor, utamanya setiap OPD. Setidaknya ada 270 peserta dari seluruh OPD, ormas, akademisi, organisasi profesi, dan TNI/Polri. Dalam pencanangan Germas ini, juga dilakukan pelayanan kesehatan gratis bagi peserta yang hendak melakukan cek kesehatan. “Jadi, Germas ini melibatkan semua pihak. Sebab, Germas menyentuh seluruh aspek kehidupan,” katanya.

Sementara itu, Sekda Pemkab Demak, dr Singgih Setyono MMR mengatakan, jika ingin sehat, maka sudah saatnya kembali ke teori lama. Yakni, lingkungan yang sehat, menjalani perilaku hidup bersih dan sehat, pelayanan kesehatan yang baik.

“Karena itu, salah satu yang dapat dilakukan adalah mari memulai dengan kebiasaan cuci tangan. Sebab, cuci tangan merupakah salah satu langkah preventif untuk mencegah berbagai macam penyakit,” katanya.

Sekda menambahkan, dengan adanya penandatanganan itu, akan ada persamaan persepsi dalam mengampanyekan dan meningkatkan pemahaman tentang Germas serta komitmen nyata untuk memulai hidup sehat. “Mari kita memberikan contoh yang baik untuk selalu berperilaku hidup sehat,” ujarnya. (hib/sct/ida)