33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Pembangunan Kerap Abaikan Fakta Sejarah

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

PENGAMAT sosial Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Dr Muhyar Fanani MAg, mengatakan, kondisi sosial-ekonomilah yang menyebabkan kawasan Lokalisasi Argorejo Kalibanteng Kulon  kini lebih dikenal sebagai Lokalisasi Sunan Kuning. Padahal terdapat fakta sejarah yang menjadi warisan di kawasan itu, yakni makam penyebar agama Islam di era 1500-an, yakni Soen Ang Ing.

Berbeda dengan Walisongo yang cenderung pada kebudayaan, Soen Ang Ing, lebih pada metode pengobatan dalam penyebaran agama Islam.

Baca Juga : Jejak Tokoh Penyebar Islam Tercoreng Lokalisasi

“Ketika tahun 1960-an itu, karena problem kemiskinan masyarakat sekitar dan ketidakmerataan ekonomi, kemudian ada wanita yang mulai menjajakkan diri di situ,” ungkap Muhyar, yang juga Dekan FISIP UIN Walisongo ini.

Berbeda dengan dulu di mana para wanita menjajakan diri secara liar, namun sekarang lebih resmi dan kawasan tersebut menjadi lokalisasi. Dia menyayangkan, pembangunan di Semarang yang kerap mengabaikan fakta sejarah. Termasuk keberadaan Lokalisasi Argorejo, yang jelas berdiri di kawasan makam tokoh penyebar agama Islam. “Ini dampak dari mengabaikan pada sejarah, jadi pembangunan yang ada tidak mengindahkan fakta-fakta sejarah di area pembangunan itu,” ujarnya.

Dikatakan, setiap proyek  harus membuat kajian tentang dampak sosialnya. Seperti pembangunan rumah susun, bagaimana dampak sosial kepada warganya yang harus dipindahkan ke rusun itu dan sebagainya.

Dalam hal sosial, lanjutnya, pembangunan harus diperhatikan dalam skala yang besar, tidak hanya memandang kemajuan saja, tetapi juga pada sekelilingnya apakah terdampak positif atau negatif. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...