33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Polisi Minta Pemkab Revisi Perda Miras

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

“Selama ini, biaya penanganan Tipiring malah lebih mahal dari denda yang diberikan kepada para pelaku. Denda tipiring terlalu ringan, hanya Rp 200 ribu.”

AKBP HINDARSONO

MUNGKID—Pelaku tindak pidana ringan (Tipiring) seperti menjual dan mengedarkan minuman keras di Kabupaten Magelang, belum mendapatkan hukuman yang berefek jera. Karenanya, polisi meminta Pemkab Magelang segera merevisi Perda Miras dengan memperberat ancaman hukuman.

Kapolres Magelang AKBP Hindarsono menyampaikan hal itu di sela-sela pemusnahan ribuan miras di Mapolres Magelang, kemarin. “Selama ini, biaya penanganan Tipiring malah lebih mahal dari denda yang diberikan kepada para pelaku. Denda tipiring terlalu ringan, hanya Rp 200 ribu,” kata Hindarsono.

Pada kesempatan itu, sebanyak 1.279 botol miras dan 896 knalpot blombongan turut dimusnahkan. Barang bukti yang dimusnahkan, hasil kegiatan 2017. “Kami terus memegang komitmen untuk memberantas judi, miras, prostitusi, dan penggunaan knalpot blombongan.”

Hindarsono mengklaim, Polres kerap melakukan penertiban rutin, dengan sasaran tindak pidana ringan. Meski begitu, jika dendanya terlalu ringan, maka penertiban terkesan seperti main-main saja.

“Karena itu, kita menanyakan ke Pemkab, kira-kira peraturan daerah (Perda) bisa tidak memberikan denda setinggi-tingginya, Rp 10 juta misalnya. Saya kira bisa ya, tergantung Pemdanya,” kata Hindarsono.

Kapolres juga meminta agar perizinan perdagangan miras bisa lebih diperketat. Sebab dampak miras sangat merugikan. Tidak hanya memicu permasalah dan perselisihan antarkelompok saja. Tapi juga antarkampung/wilayah.

“Di Kota Magelang, sempat terjadi perselisihan antarkampung karena miras. Jangan sampai merembet sampai kabupaten. Jangan sampai juga terjadi musibah seperti di Purworejo, Ungaran, atau Pati. Di sana ada yang meninggal dunia akibat miras oplosan.”

Menanggapi hal itu, Asisten I Pemerintahan Kabupaten Magelang, Eko Triyono, mengapresiasi tindakan Polres Magelang. Termasuk, usulan terkait Perda Tipiring.

“Jadi memang Perda yang dipergunakan saat ini adalah Perda lama. Harapannya, nanti ada evaluasi dari DPRD Kabupaten Magelang. Yang bisa dilakukan ya memaksimalkan denda. Kalau kurungan, sesuai undang-undang hanya tiga bulan.” (vie/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kajati Jagokan Cabor Panahan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Puncak perayaan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58 tahun dan HUT XVIII ikatan Adhyaksa Dharmakarini tahun 2018 di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah...

1,5 Bulan, Kebut 3 Raperda

MAGELANG – Meski menyisakan masa kerja tahun 2017 kurang dari 1,5 bulan, DPRD Kota Magelang terus mengebut pembuatan rancangan peraturan daerah (raperda). Dewan optimistis...

Dubes untuk Rusia Motivasi Pelajar

PURWOREJO—Untuk mencapai kesuksesan, harus berani kerja keras dan pantang menyerah. Selain itu, harus berani berorganisasi. Pengalaman berorganisasi menjadi pendukung untuk mencapai kesuksesan. Penegasan itu disampaikan...

Sheila on 7 Nyanyi Bareng Sheilagank

MAGELANG – Penampilan Sheila on 7 di Magelang sukses menyedot ribuan penonton yang sejak sore hari telah memadati area parkir AIM Artos Mall, Rabu...

Atletik Terus Matangkan Teknik

SEMARANG - Asisten pelatih nomor lompat jangkit dan jauh tim Popnas Jateng, Nasikin, terus memperbaiki beberapa teknik lompatan awal (bloking) dan mendarat (landing). Perbaikan...

SD Karangturi Sabet Juara Internasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Kelompok paduan suara SD Karangturi menorehkan prestasi gemilang dengan memenangi lomba paduan suara tingkat Internasional di Singapura 19-22 Juli lalu. Kelompok paduan suara...