BARANG HARAM: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakapolrestabes Semarang, AKBP Setija Nugraha saat menyaksikan pemusnahan ribuan botol miras di halaman Mapolrestabes, kemarin. (ADITYO DWI/Jawa Pos Radar Semarang)
BARANG HARAM: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakapolrestabes Semarang, AKBP Setija Nugraha saat menyaksikan pemusnahan ribuan botol miras di halaman Mapolrestabes, kemarin. (ADITYO DWI/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Sebanyak 6.032 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dimusnahkan Polrestabes Semarang di Lapangan Mapolrestabes Semarang, Jumat (26/5). Selain ribuan botol miras bermerek, petugas juga memusnahkan 15 jeriken yang berisi miras jenis tuak, ciu, dan oplosan.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Setija Nugraha menyampaikan, pemusnahan ribuan botol miras ini diharapkan mampu meningkatkan suasana kondusif warga Kota Semarang, khususnya umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. ”Kegiatan Operasi Cipta Kondisi ini tidak akan berhenti sampai di sini, karena penyakit masyarakat itu akan selalu ada. Jadi kita melakukan mulai dari sebelum dan selama bulan Ramadan hingga setelah Lebaran nanti,” ungkapnya.

Setija menambahkan, peningkatan jumlah miras dari tahun lalu bisa dilihat dari dua sisi. Di 2016 lalu sebanyak 4.695 botol dimusnahkan, dan di tahun ini kepolisian berhasil menyita miras dengan peningkatan yang cukup tinggi.

”Seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, ada dua sisi yang bisa kita diambil. Pertama kinerjanya semakin baik, yang kedua peredaran masih ada dan semakin banyak, dan tentunya kita akan terus melakukan tindakan tersebut dengan harapan selama bulan Ramadan seluruhnya bisa kondusif,” paparnya.

Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil temuan dari Operasi Cipta Kondisi menjelang Ramadan yang dilaksanakan jajaran Polrestabes Semarang dalam kurun waktu 10 hari, yakni mulai 14-24 Mei.

Dalam operasi tersebut, ada 42 kasus, dan 152 penjual miras yang dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring). Operasi ini akan terus dilakukan kepolisian, karena penyakit masyarakat tidak memandang waktu.

Pemusnahan ribuan miras itu dilakukan dengan melindasnya menggunakan alat berat yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, didampingi Wakapolrestabes Semarang, AKBP Setija Nugraha.

Hendi -sapaan akrab Wali Kota- menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polrestabes Semarang yang berhasil menyita dan memusnahkan ribuan botol miras tersebut. Pasalnya, barang bukti yang diamankan jumlahnya mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni 2016 sebanyak 4.695, tahun ini mencapai 6.032.

”Ada dua sisi, kepolisian kinerjanya luar biasa dengan menyita lebih banyak dari tahun kemarin. Tapi ini juga menandakan bahwa distribusi miras di Kota Semarang masih cukup banyak, bisa dilihat dari hasil operasi ini,” bebernya. (tsa/ric/ce1)