Solo Raya Siap Gelar Porprov Jateng 2018

7587
BAHAS PORPROV: Suasana Workshop dan rapat koordinasi Porprov Jateng XV 2018, Rabu (24/5) lalu. Di Hotel Gets Semarang. (Ismu P/Jawa Pos Radar Semarang)
BAHAS PORPROV: Suasana Workshop dan rapat koordinasi Porprov Jateng XV 2018, Rabu (24/5) lalu. Di Hotel Gets Semarang. (Ismu P/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menunjuk Surakarta sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV tahun depan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 426/26 yang ditandatangani Ganjar Pranowo 9 Mei 2017 lalu.

SK Gubernur tersebut sekaligus menegaskan pencoretan Kota Tegal yang sbeelumnya ditunjuk sebagai tuan rumah. Kota Tegal dianggap tidak siap melaksanakan ajang multievent olahraga empat tahunan tersebut, terutama dari sisi kesiapan venues.

Ketua KONI Jateng Hartono mengatakan, dengan turunnya surat tersebut, maka Solo otomatis sudah harus mulai menyiapkan diri, baik dari sisi SDM dalam hal ini panitia lokal, hingga kesiapan venues untuk semua cabang olahraga yang dipertandingkan. “Saya kira tidak ada masalah, karena pada 2009 Solo juga sudah punya pengalaman menjadi penyelenggara dan saat itu cukup baik secara penyelenggaraan,” tandas Hartono.

Pada SK Gubernur tersebut juga dipastikan Porprov Jateng di Solo akan dilangsungkan Oktober 2018 mendatang. Untuk jumlah cabang olahraga akan digelar 44 cabor. Dibanding Porprov sebelumnya di Purwokerto 2013, ada lima cabang tambahan yakni muaythai, woodball, bola tangan, petanque, dan yongmoodo.Hartono mengatakan, penambahan lima cabang itu sudah melalui verifikasi yang ketat dan layak untuk digelar. ”Karena cabang bertambah, pelaksanaan menjadi tujuh hari. Tapi diharapkan semua cabang selesai menggelar pertandingan/perlombaan selama enam hari,” tutur Hartono.

Untuk venue mau tidak mau ada daerah menggunakan daerah penyangga, yakni di Solo Raya. Maksimal berjarak 100 km dari Kota Surakarta sebagai pusat penyelenggaraan. Misalnya Wonogiri, untuk cabor seperti dayung dan gantole, karena punya lokasi yang pas yakni di area Waduk Gajah Mungkur.

Sementara Ketua Umum KONI Solo Gatot Sugihartono mengataka,n tidak akan menggunakan haknya untuk menambah jumlah cabor yang dipertandingkan. Pihaknya menegaskan, menyerahkan sepenuhnya jumlah cabor yang akan dimainkan di Porprov kepada KONI Jateng dan anggota. cabang olahraga yang digelar sepenuhnya diserahkan kepada KONI Jateng dan anggota. ”Sebagai tuan rumah, kami ingin fair. Tidak memilah dan memilih cabang yang akan dipertandingkan karena kami siap saja. Solo ingin menjadikan Porprov Jateng 2018 mendatang sebagai tonggak ajang multievent yang berbeda. Karena ini adalah pembinaan olahraga di Jateng,” kata Gatot saat Workshop dan rapat koordinasi Porprov Jateng XV 2018, Rabu (24/5) lalu.

Dengan dukungan semua pihak termasuk Wali Kota Surakarta FX  Hadi Rudyatmo, pihaknya siap menggelar berapapun cabang yang akan dipertandingkan. Apalagi, dukungan KONI Solo Raya dari Wonogiri, Sukoharjo, Sragen, Boyolali, dan Karanganyar sangat kuat. Dari segi akomodasi seperti penginapan sangat siap menampung hingga 8.000 orang. (bas/smu)