Ada Kesalahan Teknis, Grider Diturunkan Lagi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

BATANG-Pemasangan 1 grider/balok jembatan dari 12 grider di sepanjang 50,8 meter di fly over Kandeman, Kabupaten Batang, gagal. Lantaran ada persoalan teknis, sehingga dilepas lagi. “Menurut PT Waskita, ada kesalahan teknis. Sehingga harus dilepas lagi,” kata Kasatlantas Polres Batang, AKP M Adiel Aristo, Kamis malam (25/5) kemarin.

Padahal pemasangan grider tersebut sudah mengalami keterlambatan dari jadwal sebelumnya. Dari yang dijadwalkan pukul 08.00 pagi, pengangkatan girder pertama menjadi pukul 12.50. Penundaan, dikarenakan tali pengait grider tidak layak pakai dan harus diganti. Diperkirakan sampai diatas, pada pukul 13.44. Total waktu kurang lebih 55 menit. Namun, hingga petang, satu grider tak kunjung terpasang.

“Tadi maghrib baru terpasang. Namun, katanya ada kesalahan teknis. Jadi kami harus berpikir ulang dalam pengaturan arus lalu lintas lagi. Bahkan, dimungkinkan pemasangan hingga besok (Jumat, 26/5),” jelas Kasatlantas.

Ditambahkan Kabag Ops Polres Batang, Kompol Hartono saat memantau di lokasi, pemasangan grider seharusnya dilakukan sejak Kamis pagi, namun baru bisa dilaksanakan siang hari.

“Menurut pihak teknisi, ada salah satu tali pengait crane yang kurang layak dan harus diganti. Penggantian tali pengait itu mengakibatkan pekerjaan menjadi mundur. Semoga besok pagi sudah selesai,” ungkapnya.

Akibat proses pemasangan satu grider dari 12 grider yang seharusnya akan selesai hari ini, jalur Pantura Batang untuk kendaraan besar ditutup total. Sedangkan untuk kendaraan kecil dan bus dari arah Barat (Jakarta) menuju ke Timur (Semarang) dialihkan dari pertigaan Samsat Batang menyusur pantai utara Sigandu hingga Ujungnegoro.

“Waktu tunggu kendaraan di Pantura untuk pemasangan grider ini, dari arah Timur mencapai 1 kilometer. Sedangkan dari arah Barat mencapai lebih dari 1 kilometer,” kata Hartono.

Sesuai skenario awal, Pantura Kandeman Batang akan diberlakukan sistem buka tutup. Usai satu grider terpasang, arus kembali dibuka dan akan ditutup kembali saat melakukan pemasangan grider kedua dan seterusnya.

Ada kejadian menarik, di salah satu jalur alternatif arah barat ke timur lewat Pantai Sigandu, pengendara diminta membayar tiket masuk jalur tersebut. Karena melewati jalan baru yang dibuat oleh PLTU Batang, yang juga melewati Objek Wisata Pantai Sigandu. Sempat viral di media sosial dan dikritik warga. Akhirnya anggota Satlantas segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar pengendara tidak dimintai karcis masuk jalan tersebut. (han/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -