BERSIHKAN DIRI: Sejumlah setan yang dibelenggu tampak dilarung sebagai simbol membersihkan diri dalam menyambut Ramadan 2017. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERSIHKAN DIRI: Sejumlah setan yang dibelenggu tampak dilarung sebagai simbol membersihkan diri dalam menyambut Ramadan 2017. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Menyambut bulan suci Ramadan yang kurang sepekan lagi, Star Hotel Semarang melakukan aksi teatrikal Larung Setan di kolam renang tertingginya, di Skypool, Selasa petang (23/5) kemarin. Beberapa karyawan hotel yang terdiri atas berbagai divisi, tampak menggunakan kostum unik yang menggambarkan setan pengganggu iman dalam menjalankan puasa. Di antaranya wanita pemandu karoke, beberapa tokoh setan seperti tuyul, buto ijo, dan pocong.  Semua setan ini diikat dengan rantai, sebelum dijeburkan ke kolam.

General Manager Star Hotel Semarang, Benk Mintosih mengatakan jika selama Ramadan, ada beberapa sifat manusia yang merupakan perwujudan setan sehingga harus dihilangkan. Salah satunya adalah sifat-sifat buruk yakni iri dengki, suka ngrasani, wadulan, dan perbuatan maksiat seperti karaoke dan mabuk-mabukan. ”Sifat buruk itu, kami larung di kolam sebagai simbol larutnya sifat tersebut yang bertepatan dengan hadirnya bulan Ramadan,” katanya kemarin.

Pria yang akrab disapa Benk ini menjelaskan bahwa selama Ramadan selain menghilangkan sifat buruk, harus ada sifat positif dari manusia dalam kehidupan sehari-hari, sehingga suasana di Ramadan menjadi tenteram dan nikmat dijalani. ”Sambil menunggu buka puasa, kami akan menyelenggarakan kegiatan positif seperti ngabuburit dan khataman,” pungkasnya.

Terpisah, Public Relations Star Hotel Semarang, Ratih Sotya menambahkan jika aksi teatrikal yang disajikan adalah wujud syukur manajemen hotel menyambut Ramadan. ”Kegiatan ini rencananya akan dilakukan rutin setiap tahun. Kegiatan ini, sudah memasuki tahun kedua,” timpalnya.

Selain itu, dalam memeriahkan Ramadan, pihak manajemen hotel akan membuat miniatur Masjid Haram yang terbuat dari botol air mineral bekas. Miniatur setinggi dua meter itu menghabiskan bahan baku botol air mineral bekas sebanyak 6 ribu buah. ”Miniatur masjid ini, dibuat selama dua minggu dengan memanfaatkan botol air mineral bekas dari tamu hotel,” tuturnya. (den/ida/ce1)