APRESIASI: Bupati Batang Wihaji saat menyerahkan Piala kepada pemenang Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna, di sela-sela penutupan BBGRM) XIV dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PK (HKG-PKK) Ke-45 Tingkat Kabupaten Batang, Rabu (24/5). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
APRESIASI: Bupati Batang Wihaji saat menyerahkan Piala kepada pemenang Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna, di sela-sela penutupan BBGRM) XIV dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PK (HKG-PKK) Ke-45 Tingkat Kabupaten Batang, Rabu (24/5). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN – Untuk menggugah masyarakat agar selalu bergotong royong, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) melaunching program ‘Brayan Gotong Royong’, di salah satu rumah warga Kelurahan Panjang baru pada Rabu (24/5) kemarin.

Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Djunaid berharap dengan program tersebut diharapkan muncul kelurahan kelurahan seperti yang dapat melaksanakan gotong royong masyarakat dengan baik.  “Saya harap tahun depan muncul kelurahan seperti Kauman, yang mampu menunjukan prestasi dengan budaya gotong royong nya yang dinilai baik sampai di tingkat provinsi Jawa Tengah,” ucap Wali Kota yang disapa Alex ini.

Kepala DPMPPA Mas Pujantoro menuturkan kegotong royongan masyarakat tiap kelurahan di kota Pekalongan saat ini, diakui memang belum belum maksimal. Hanya beberapa kelurahan saja yang sudah menjalankan gotong royong seperti kelurahan Kauman. Sehingg yang pada tahun ini mendapatkan juara 3 lomba pelaksana terbaik gotong royong masyarakat tingkat provinsi Jawa Tengah. “Untuk itu kami launching program brayan gotong royong melalui kelompok dasa wisma yang ada tiap kelurahan,” terangnya.

Hal senada diungkapkan ketua TP PKK Kota Pekalongan Hj Ratna Sofia, tiap kelurahan melalui dasa wisma dapat belajar dan bertanya kepada kelurahan agar tercipta masyarakat yang gotong royong. “Tiru yang baik gak apa-apa karena untuk kebaikan lingkungan kita,” katanya.

Sementara itu, di hari yang sama Pemerintah Kabupaten Batang juga menggelar acara serupa. Yaitu kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PK (HKG-PKK) Ke-45 Tingkat Kabupaten Batang, kegiatan yang berlangsung di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Kegiatan yang Sudah gelar beberapa hari tersebut, berakhir, pada Rabu (24/5). “Dengan Bulan gotong royong ini marilah kita lestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi warisan leluhur. Dengan harapan tidak hanya kegiatan bulan bakti gotong royong, tetapi ada gotong royong tiap hari di lingkungan masyarakat sebagai penunjang pembangunan ekonomi,” harap Wihaji.

Diingatkan kembali, kegiatan Bulan Bhakti gotong royong ini jangan hanya seremonial saja, tapi harus ada kreatifitas dan Inofasi dengan produk-produk makanan dan produk-produk lainnya yang menjadi produk khas desa yang menjadi produk unggulan di Kabupaten Batang Batang. “Marilah jadikan gotong royong tidak hanya di lingkungan masyarakat desa, kita harus menumbuhkan budaya gotong royong pada seluruh masyarakat di Kabupaten Batang Batang, dengan harapannya kedepan di Batang dapat dijadikan smart city dan smart vilage,” tandas Bupati yang baru dilantik ini. (han/smu)