33 C
Semarang
Kamis, 4 Juni 2020

Brayan Gotong Royong Dilaunching

Another

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat...

PEKALONGAN – Untuk menggugah masyarakat agar selalu bergotong royong, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) melaunching program ‘Brayan Gotong Royong’, di salah satu rumah warga Kelurahan Panjang baru pada Rabu (24/5) kemarin.

Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Djunaid berharap dengan program tersebut diharapkan muncul kelurahan kelurahan seperti yang dapat melaksanakan gotong royong masyarakat dengan baik.  “Saya harap tahun depan muncul kelurahan seperti Kauman, yang mampu menunjukan prestasi dengan budaya gotong royong nya yang dinilai baik sampai di tingkat provinsi Jawa Tengah,” ucap Wali Kota yang disapa Alex ini.

Kepala DPMPPA Mas Pujantoro menuturkan kegotong royongan masyarakat tiap kelurahan di kota Pekalongan saat ini, diakui memang belum belum maksimal. Hanya beberapa kelurahan saja yang sudah menjalankan gotong royong seperti kelurahan Kauman. Sehingg yang pada tahun ini mendapatkan juara 3 lomba pelaksana terbaik gotong royong masyarakat tingkat provinsi Jawa Tengah. “Untuk itu kami launching program brayan gotong royong melalui kelompok dasa wisma yang ada tiap kelurahan,” terangnya.

Hal senada diungkapkan ketua TP PKK Kota Pekalongan Hj Ratna Sofia, tiap kelurahan melalui dasa wisma dapat belajar dan bertanya kepada kelurahan agar tercipta masyarakat yang gotong royong. “Tiru yang baik gak apa-apa karena untuk kebaikan lingkungan kita,” katanya.

Sementara itu, di hari yang sama Pemerintah Kabupaten Batang juga menggelar acara serupa. Yaitu kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PK (HKG-PKK) Ke-45 Tingkat Kabupaten Batang, kegiatan yang berlangsung di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Kegiatan yang Sudah gelar beberapa hari tersebut, berakhir, pada Rabu (24/5). “Dengan Bulan gotong royong ini marilah kita lestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi warisan leluhur. Dengan harapan tidak hanya kegiatan bulan bakti gotong royong, tetapi ada gotong royong tiap hari di lingkungan masyarakat sebagai penunjang pembangunan ekonomi,” harap Wihaji.

Diingatkan kembali, kegiatan Bulan Bhakti gotong royong ini jangan hanya seremonial saja, tapi harus ada kreatifitas dan Inofasi dengan produk-produk makanan dan produk-produk lainnya yang menjadi produk khas desa yang menjadi produk unggulan di Kabupaten Batang Batang. “Marilah jadikan gotong royong tidak hanya di lingkungan masyarakat desa, kita harus menumbuhkan budaya gotong royong pada seluruh masyarakat di Kabupaten Batang Batang, dengan harapannya kedepan di Batang dapat dijadikan smart city dan smart vilage,” tandas Bupati yang baru dilantik ini. (han/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

Baru Kali Ini Ada Yang Sampai Naik Pohon buat Joget (12)

Sembilan lagu Didi Kempot berhasil menggoyang panggung dan ribuan penonton Synchronize Fest 2019 sampai pukul 1 dini hari. Sebenarnya sudah siap tampil di festival...

More Articles Like This

Must Read

Prioritaskan Daerah Terpencil

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pelaksanaan distribusi logistik Pilgub Jateng oleh KPU ke kecamatan akan dilakukan selama dua hari. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Guntur Suhawan mengungkapkan...

Pendamping PKH Harus Bersikap Netral

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Kementerian Sosial RI berjanji akan menindak tegas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang terbukti terlibat politik praktis dalam pemilihan kepala daerah maupun menjadi...

Desa Wisata Pelopor Pancasila

RADARSEMARANG.COM, GETASAN – Desa Jetak dihuni oleh penduduk dengan berbagai latar belakang agama. Meskipun dari latar belakang yang bermacam-macam, warga hidup secara berdampingan dan rukun,...

Semarang Dinobatkan Jadi Kota Cerdas Indonesia 2017 !

SETELAH melalui survei rating kota cerdas kepada 93 kota di Indonesia, Kota Semarang akhirnya dinobatkan sebagai salah satu Kota Cerdas di Indonesia pada tahun...

Hujan Perdana Bawa Korban

MAGELANG—Sejumlah warga di Kampung Sangubanyu Utara RT 01/RW 12, Desa Banyuwangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, menjadi korban petir disertai hujan deras. Untuk diketahui, setelah...

Gaet Sektor Wisata

SEMARANG – Geliat sektor pariwisata memberikan dampak positif pada berbagai sektor. Termasuk halnya pada bisnis kartu kredit. Perbankan pun menangkap peluang ini dengan gencar...