33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Tunjangan Guru Belum Dibayarkan

Another

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

TEMANGGUNG – Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Kabupaten Temanggung meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk segera membayar tunggakan Tunjangan Profesional Guru (TPG) tahun 2015 dan 2016 lalu. Para guru swasta membutuhkan dana untuk menghadapi Lebaran tahun ini.

“Kami berharap, Kemenag bisa segera membayar semua tunggakan TPG.  Kalau bisa sebelum Lebaran, tunggakan sudah dibayarkan,” kata Wakil Ketua PGSI Temanggung Siyamin, kemarin.

Siyamin menyebutkan, tunggakan yang belum dibayarkan pada 2015 sebanyak 6 bulan, sedangkan tunggakan 2016 rata-rata antara 3 hingga 4 bulan. “Sampai detik ini, tunggakan-tunggakan TPG belum kami terima,” ungkapnya.

Masih menurut Siyamin, tidak hanya TPG 2015 dan 2016 yang belum terbayarkan. Pada 2017 ini, ribuan guru swasta yang berada di bawah kewenangan Kemenag Kabupaten Temanggung juga belum menerima TPG, padahal saat ini sudah memasuki bulan kelima. “Kami sangat prihatin dengan kondisi ini, TPG setiap tahun pasti mengalami masalah,” ujarnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Siyamin,  sesuai dengan surat keputusan (SK) yang diterima masing-masing guru, mereka akan mendapatkan tambahan penghasilan dari TPG sebesar Rp 1,5 juta per bulan. Selama ini, ribuan guru swasta yang mengabdi di bawah Kemenag  hanya mengandalkan honor dari yayasan dan sekolah masing-masing.

“Mereka (guru swasta Kemenag, red) hanya mendapatkan honor berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu per bulan,” ucapnya.

Melihat problematika yang dihadapi guru swasta di bawah Kemenag itu, PGSI telah berupaya maksimal untuk memperjuangkan nasib ribuan guru untuk mendapatkan TPG. Langkah yang ditempuh di antaranya dengan melakukan audensi dengan anggota DPRD Temanggung hingga mengunjungi Kementerian Agama Pusat.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi sampai sekarang dari Kemenag sendiri belum memberikan respon yang positif,” jelasnya. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama sekali nggak ”ngartis”. ANA R.D.-LATIFA N.,...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

More Articles Like This

Must Read

2 Kampung di Wadaslintang Terisolasi

WONOSOBO–Hujan deras yang terus menggguyur wilayah Wonosobo, kembali menyebabkan bencana. Kali ini, dua dusun di Kecamatan Wadaslintang, yakni Dusun Kemutug dan Dusun Kedawung, Desa...

Satu Sumbangsih Bagi Bumi di Awal Tahun

RADARSEMARANG.COM - EUFORIA kemeriahan natal 2017 dan tahun baru 2018 masih segar di ingatan kita. Gegap gempita perayaan  hampir dinikmati seluruh penduduk dunia, tak...

Dulu Remaja Tionghoa, Kini Diminati Warga Asli Muntilan

RADARSEMARANG.COM - Kelompok liong dan barongsai Panca Naga yang ber-homebase di klenteng Hok An Kiong Muntilan, pernah berjaya. Kini, kelompok tersebut seolah mati suri. MUKHTAR...

Studi Tentang Pelaksanaan Keuangan dan Program Infrastruktur Daerah

RADARSEMARANG.COM - DPRD Kabupaten Demak melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Cimahi dan Kota Bandung, Jawa Barat. Ini dilakukan untuk studi komparasi terkait pelaksanaan keuangan...

Komisi V DPR Dukung Pembangunan Tol Semarang-Demak

DEMAK-Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, kemarin melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Demak. Rombongan wakil rakyat yang diikuti tim teknis dari Kementerian...

Kejari Jadi Pengacara BPN

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk menyepakati kerja sama bantuan hukum bidang...