Jual Makanan Tak Layak, Hanya Ditegur

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

KAJEN – Menjelang bulan Ramadan, petugas Sat Reskrim Polres Pekalongan bersama Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan, Selasa (23/5) melakukan sidak makanan dan minuman kedaluwarsa di beberapa supermarket  yang ada di Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Hasilnya, lebih dari 30 makanan dan minuman kedaluarsa ditemukan masih dijual di supermarket tersebut.

Tujuan utama Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan melakukan sidak makanan dan minuman, agar menjelang bulan suci ramadan masyarakat tidak lagi mengeluhkan kualitas dan kelayakan makanan. Serta memberikan himbauan kepada penjaga toko modern, agar tidak lupa untuk selalu mengecek makanan dan minuman, yang sudah kedaluwarsa, agar masyarakat tidak mengkonsumsi.

Seperti supermarket yang ada di jalan raya Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen. Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto, menemukan beberapa makanan kedaluwarsa dan bungkus yang sudah rusak masih dipajang di rak penjualan.

Bahkan ditemukan pula beberapa makanan yang sudah berbau tak sedap, serta menimbulkan jamur masih diletakkan di rak penjualan. Adapun beberapa makanan kadaluarsa yang masih dijual. Minuman yang rusak kemasan dan kedaluwarsa juga masih dijual, bukan dibuang.

Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto mengatakan setelah ditemukan beberapa makanan dan minuman kedaluwarsa, makanan dan minuman tersebut sebagian disita untuk barang bukti, dan sebagian lagi disimpan di gudang milik supermarket untuk dikembalikan ke suplier. “Kami telah memberikan pembinaan berupa teguran, agar pihak pengelola tidak lagi menjual makanan dan minuman kadarluarsa,” katanya. (thd/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

ISIS Rekrut Anak Muda lewat Medsos

SEMARANG - Teuku Akbar Maulana sangat takjub ketika melihat foto-foto yang diunggah temannya, Yazid Ulwan Falahuddin di media sosial Facebook sekitar 2 tahun lalu....

Perekaman Data Penduduk Harus Maksimal

SEMARANG- Menghadapi Pilgub Jateng 2018, validitas dan perekaman data kependudukan harus segera diselesaikan. Hal itu merupakan tanggungjawab pemerintah dan dinas yang terkait dalam penyelesaiannya. Wakil...

14 TPS Terendam Banjir Rob

KAJEN–Sebanyak 14 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 67 TPS di Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, terendam banjir rob. Di antaranya berada di Desa Tratebang, Desa...

Bapak dan Anak Aniaya Satu Keluarga

KENDAL—Bapak dan anak kompak melakukan aksi penganiayaan terhadap satu keluarga, menggunakan senjata tajam. Tindakan tersebut dipicu sakit hati karena ditegur. Akibatnya, tiga orang mengalami luka...

More Articles Like This

- Advertisement -