Jelang Ramadan : Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan saat melakukan sidak di sebuah supermarket. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Jelang Ramadan : Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan saat melakukan sidak di sebuah supermarket. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN – Menjelang bulan Ramadan, petugas Sat Reskrim Polres Pekalongan bersama Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan, Selasa (23/5) melakukan sidak makanan dan minuman kedaluwarsa di beberapa supermarket  yang ada di Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Hasilnya, lebih dari 30 makanan dan minuman kedaluarsa ditemukan masih dijual di supermarket tersebut.

Tujuan utama Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan melakukan sidak makanan dan minuman, agar menjelang bulan suci ramadan masyarakat tidak lagi mengeluhkan kualitas dan kelayakan makanan. Serta memberikan himbauan kepada penjaga toko modern, agar tidak lupa untuk selalu mengecek makanan dan minuman, yang sudah kedaluwarsa, agar masyarakat tidak mengkonsumsi.

Seperti supermarket yang ada di jalan raya Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen. Satgas Mafia Pangan Polres Pekalongan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto, menemukan beberapa makanan kedaluwarsa dan bungkus yang sudah rusak masih dipajang di rak penjualan.

Bahkan ditemukan pula beberapa makanan yang sudah berbau tak sedap, serta menimbulkan jamur masih diletakkan di rak penjualan. Adapun beberapa makanan kadaluarsa yang masih dijual. Minuman yang rusak kemasan dan kedaluwarsa juga masih dijual, bukan dibuang.

Kasat Reskrim AKP Agung Ariyanto mengatakan setelah ditemukan beberapa makanan dan minuman kedaluwarsa, makanan dan minuman tersebut sebagian disita untuk barang bukti, dan sebagian lagi disimpan di gudang milik supermarket untuk dikembalikan ke suplier. “Kami telah memberikan pembinaan berupa teguran, agar pihak pengelola tidak lagi menjual makanan dan minuman kadarluarsa,” katanya. (thd/ric)