Bulan Puasa, Hiburan Malam Tetap Buka

4135
MASIH BUKA : Berbagai tempat hiburan malam dan panti pijat di Kabupaten Batang masih diperbolehkan buka saat bulan ramadan, namun dibatasi jamnya. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
MASIH BUKA : Berbagai tempat hiburan malam dan panti pijat di Kabupaten Batang masih diperbolehkan buka saat bulan ramadan, namun dibatasi jamnya. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Berbeda dengan wilayah tetangganya, di Kabupaten Batang tempat hiburan malam seperti kafe, karaoke, dan panti pijat diperbolehkan tetap buka dan melayani pelanggan selama bulan Suci Ramadan.

“Kami sudah koordinasi dengan semua pihak dan sudah rapat dengan Dinas Pariwisata, bahwa nanti hiburan malam bisa beroperasi selama Ramadan,” ucap Kepala Satpol PP Kabupaten Batang, Suresmi, Selasa (23/5).

Ditambahkan Suresmi, pemerintah tidak begitu memberi kelonggaran kepada para pengusaha tempat hiburan malam. Akan tetapi tetap ada pembatasan terkait jam tayang, buka dan tutup tempat hiburan selama ramadan ini. Termasuk tetap akan ada jeda, harus ditutup penuh, namun hanya beberapa hari saja.

“Nanti akan tetap ada waktu tutup, yaitu H-3 dan H+3 Ramadhan atau selama 6 hari. Kita minta kepada para pemilik usaha tempat hiburan malam untuk mematuhi sementara. Baru H+4 diperbolehkan untuk membukanya lagi,” ujarnya.

Suresmi menyatakan siap untuk mengawal jalannya peraturan tersebut. Ia akan menyiagakan anggotanya setelah Surat Edaran dari Dinas Pariwisata itu rampung diterjunkan kepada para pemilik usaha.

“Ya, pada prinsipnya, setelah surat edaran itu disampaikan kepada para pengusaha, saya dengan Pak Bambang akan silaturahmi untuk melakukan monitoring. Istilahnya kami bukan razia, tapi silaturahmi lah,” tandas Suresmi.

Terpisah saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batang, Bambang Suprianto, membenarkan terkait boleh dibukanya tempat hiburan malam di Batang.  “Selama ramadhan masih boleh buka. Namun dengan catatan, mulai dari pukul 20.00 atau habis tarawih sampai dengan 24.00 tengah malam,” ujarnya.

Jadi, bagi para pemilik pengusaha ditekankan agar tidak melanggar jam tayang yang telah ditetapkan tersebut. Sehingga siang hari tidak diperbolehkan untuk buka, harus tertib sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

“Penutupan juga akan kita berlakukan pada H-3 dan H+3 Lebaran. Apabila ada pemilik usaha yang membandel ataupun tidak mengindahkan peraturan yang sudah ditetapkan tersebut, maka akan kita tindak. Dalam hal ini kita minta pihak Satpol PP untuk mengawasinya,” terang Bambang.

Peraturan yang sudah ditetapkan tersebut dikatakan oleh Bambang berlaku untuk semua pemilik tempat hiburan malam di Kabupaten Batang, baik yang sudah berizin maupun yang belum berizin. Karena pihaknya tidak mau pandang bulu, melihat momen yang akan datang ini adalah bulan Ramadan.

Peraturan terkait penutupan sementara dan pemberlakuan jam tayang tersebut, diungkapkan oleh Bambang akan berbentuk Surat Edaran, yang akan dibagikan kepada seluruh pemilik tempat hiburan malam.

“Nanti surat edaran dari kita yang menerbitkan. Hanya nanti dari Provinsi ada surat edaran juga. Meskipun begitu, kita tetap menghormati Provinsi. Untuk itu kami akan melakukan koordinasi terlebih dahulu. Nanti surat putusan dari Bupati akan kita sampaikan ke Provinsi,” jelasnya. (han/ric)