Waspada Jurang Degradasi

1151
JANGAN LENGAH: PSIS masih cukup aman dari ancaman degradasi, meski tetap harus waspada di sisa laga putaran pertama serta pada putaran kedua mendatang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JANGAN LENGAH: PSIS masih cukup aman dari ancaman degradasi, meski tetap harus waspada di sisa laga putaran pertama serta pada putaran kedua mendatang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Empat tim penghuni Grup 4 yaitu Sragen United, PPSM, Persipon dan Persiba Bantul sementara ini masih menghuni zona degradasi yaitu peringkat lima hingga delapan klasemen Grup 4 Liga 2. Seperti diketahui, musim ini operator kompetisi yaitu PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberlakukan degradasi besar-besaran di kompetisi kasta kedua. Sebanyak 40 tim bakal terdegradasi dan tampil di Liga 3 musim depan.

Peringkat kelima hingga delapan otomatis akan degradasi. Sedangkan peringkat tiga dan empat akan masuk zona playoff untuk menentukan apakah akan tetap bertahan di Liga 2 atau akan mengikuti jejak terdegradasi. Sedangkan peringkat 1 dan 2 otomatis bertahan dan lolos ke babak 16 besar.

General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan babak penyisihan grup 4 saat ini memang masih cukup panjang. Semua tim termasuk PSIS masih menyisakan sembilan pertandingan yang tentunya masih cukup untuk merubah peta persaingan. “Yang jelas persaingan masih sangat ketat. Semua tim ngotot untuk lolos 16 besar dan berharap tidak terdegradasi. Makanya kami juga harus terus fokus menatap sisa pertandingan yang ada,” beber Liluk kemarin.

Ajang Liga 2 saat ini telah memasuki masa libur Ramadan dan akan kembali melanjutkan laga keenam 4 Juli 2017 mendatang. sedangkan tim Mahesa Jenar akan melakoni laga tandang versus Persis Solo  6 Juli 2017.

Liluk menambahkan, selama libur kompetisi program latihan tetap jalan. Manajemen dan tim pelatih juga akan memprogramkan uji coba dua hingga tiga kali untuk menjaga kondisi M Ridwan dkk. “Seharusnya besok (hari ini, Red) kami mengagendakan uji coba dengan Persijap namun karena Panpel Persijap tidak mendapatkan ijin pertandingan maka sementara kami pending dulu sambil menunggu informasi lebih lanjut,” sambung Liluk.

Selain dengan Persijap, Liluk mengatakan manajemen PSIS juga telah berkomunikasi dengan beberapa tim Liga 2 lainnya seperti PSS Sleman dan PSIM Jogjakarta untuk dijajaki kemungkinan melakoni uji coba di jeda panjang ini. “Prinsipnya tim-tim yang telah berkomunikasi dengan kami mengatakan tidak ada masalah. Hanya saja kami masih belum sepakat mengenai tanggal kapan uji coba akan digelar,” pungkas Liluk kemarin. (bas/smu)