Gagal Bendung Awan ke Bhayangkara

Maksimalkan Aji dan Satria di Bawah Mistar

856
HENGKANG: Kiper Utama PSIS pinjaman dari Bhayangkara, Awan Setho Raharjo, bersama dua kiper PSIS lainnya saat berlatih beberapa waktu lalu di Stadion Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HENGKANG: Kiper Utama PSIS pinjaman dari Bhayangkara, Awan Setho Raharjo, bersama dua kiper PSIS lainnya saat berlatih beberapa waktu lalu di Stadion Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kekhawatiran  PSIS kehilangan kiper utama mereka, Awan Setho Raharjo menjadi kenyataan. Eks kiper Timnas U-19 itu saat ini telah merapat ke tim asalnya Bhayangkara FC hingga waktu yang tidak ditentukan.

Status pinjaman kiper asal Semarang itu sebenarnya berlangsung hingga Liga 2 berakhir. Namun karena Bhayangkara FC mengalami krisis penjaga gawang maka Awan Setho diminta merapat ke timnya yang kini berlaga di Liga 1. “Awan saat ini sudah kembali ke Bhayangkara untuk memenuhi panggilan. Kami masih menunggu kabar selanjutnya meskipun tentunya kami berharap masih bisa menggunakan tenaga Awan,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Atas kenyataan tersebut, berarti tim berjuluk Mahesa Jenar saat ini tinggal memiliki stok dua penjaga gawang yaitu Aji Bayu Putra dan Satriawan Eka Putra. Sedangkan seorang kiper lainnya Feri Bagus Kurniawan masih dalam masa penyembuhan cedera bahu.

Stok dua kiper yang ada bisa dikatakan cukup minim. Apalagi satu diantaranya yaitu Satriawan Eka Putra adalah pemain magang yang akhirnya didaftarkan lantaran Feri Bagus membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan cedera.

Otomatis Mahesa Jenar tinggal memiliki Aji Bayu Putra yang siap main. Kiper asal Brebes tersebut juga sudah dijajal turun sebagai starter ketika PSIS menjamu PPSM kemarin. Aji juga telah turun di bawah mistar PSIS selama beberapa kali laga uji coba lalu. “Ya mau bagaimana lagi mau tidak mau kami harus memaksimalkan kiper yang ada. Persoalan dua kiper yang ada hanya jam terbang saja. Kalau dari segi kualitas mereka layak untuk turun di Liga 2. Dan kami berharap mereka bisa maksimal,” sambung Liluk. (bas/smu)