33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Calon Independen Harus Penuhi 6,5 Persen Dukungan

Another

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat...

CALON Gubernur Jawa Tengah melalui jalur perseorangan (independen) memang harus berjuang keras untuk memenuhi persyaratan administrasi. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, Joko Purnomo menjelaskan, tahapan pencalonan untuk Gubernur Jateng melalui jalur perseorangan dilakukan pada Desember 2018 mendatang.

Dengan syarat penerimaan bukti dukungan mencapai 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perhitungan Pilpres 2014 lalu. Dengan begitu, lanjut Joko, maka dukungan kurang lebih harus terpenuhi 28 juta, karena penduduk Jateng mencapai 37 juta jiwa.

Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) itu menjelaskan, untuk jalur partai politik dihitung berdasarkan perolehan kursi, yakni 20 persen dari jumlah kursi di DPRD atau 25 persen dari suara sah pemilu legislatif 2014 lalu.

“Melihat analogi tahapan Pilkada tahun lalu, pendaftaran untuk semua jalur diperkirakan sudah bisa dilakukan Januari mendatang, kemudian penetapan pasangan calon (paslon) Februari, sedangkan akhir Maret hingga Juni kampanye selama 107 hari, untuk pungutan suara dimungkinkan terjadi Rabu 27 Juni 2018,” kata Joko.

Terkait pengamanan Pilkada Jateng, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah, pihaknya hanya menyerahkan desain dan struktur organisasi kepada pihak-pihak terkait.

“Contoh 164.171 Tempat Pemugutan Suara (TPS) di Jateng, nanti semuanya akan disampaikan ke pemprov, Polda dan steakholder lain, dengan begitu pengaturan pengamanan bisa dilakukan maksimal,” ungkapnya.

Termasuk mekanisme pengamanan suara. Menurutnya semua bagian yang berbau pengamanan akan diserahkan ke kepolisian. Terkait anggaran dalam Pilkada serentak 2018 mendatang, Joko mengatakan, sudah diajukan, hanya saja belum mendapat persetujuan, dengan jumlah total mencapai Rp 992 miliar. “Sudah diajukan tapi belum ada persetujuan, karena belum ada NPHD (naskah perjanjian hibah daerah),” sebutnya.

Menurutnya prinsip transparansi, adalah cara utama mencegah penggelembungan suara, untuk itu setiap perhitungan di TPS selalu dibuka untuk umum. Apabila diterapkan secara maksimal dalam pengawasannya, Joko meyakini hal itu akan mencegah minimnya kecurangan, karena terbukti hingga saat ini belum ada bukti kecurangan.

Melihat dari hasil Pilkada serantak 2015 dan 2017 di Jateng, Joko juga sangat bangga karena kerja PPK (panitia pemilihan kecamatan), PPS (panitia pemungutan suara) dan KPPS (kelompok penyelenggaraan pemungutan suara) sudah berjalan baik, terbukti ada sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) semua sudah dimenangkan dan sudah berjalan benar. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

Utang Besar

Kalau diterjemahkan, nama perusahaan ini berarti 'sejahtera'. Di Singapura ia didaftarkan dengan nama Hin Leong Trading Ltd --bahasa daerah Hokkian, tempat lahir pendiri perusahaan...

More Articles Like This

Must Read

Toh di Pantat Ulum jadi Penanda

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Suasana Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Tonogoro, Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Rabu (27/12) siang, penuh duka. Keluarga Ulum tak henti-hentinya berurai air...

H-10 Lebaran, Dibuka Hingga Exit Tol Tingkir

UNGARAN – Anda yang akan mudik Lebaran ke arah Salatiga dan Solo, siap-siap untuk melewati jalan tol Bawen-Salatiga. Sebab, pada H-10 Lebaran, jalur tol...

Tilang 2.117 Pelanggar

MAGELANG – Operasi Zebra Candi 2017 yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Magelang Kota berhasil menindak 2.117 pelanggan baik roda 2 dan 4. Kapolres Magelang Kota,...

Pemkot Jadikan Pek Cun, Ajang Promo Wisata

PEKALONGAN-Ritual Pek Cun dengan prosesi yang khas yang digelar rutin oleh umat Khonghucu akan dijadikan salah satu ajang promo wisata oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan....

Ruwatan Sengkolo Diikuti 212 Sukerto

DEMAK-Tradisi ruwatan masal hingga kini terus dijalankan. Kemarin, sebanyak 212 sukerto diruwat di Pendopo Notobratan, Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. Ritual budaya ini cukup...

BPP Setuju Perda Izin Gangguan Dicabut

SEMARANG - Badan Pembentukan Perda (BPP) DPRD Kota Semarang tidak keberatan Perda No 20 Tahun 2011 tentang Izin Gangguan (HO) dicabut. Keputusan ini diambil...