TK Sandhy Putra Telkom Latih Anak Mandiri

CERIA : Family gathering merupakan salah satu kegiatan penunjang TK Sandhy Putra Telkom Magelang yang bertujuan untuk merekatkan anak, orang tua dan guru. (Dok TK Sandhy Putra Telkom Magelang)
CERIA : Family gathering merupakan salah satu kegiatan penunjang TK Sandhy Putra Telkom Magelang yang bertujuan untuk merekatkan anak, orang tua dan guru. (Dok TK Sandhy Putra Telkom Magelang)

MAGELANG –Taman Kanak-kanak (TK) Sandhy Putra Telkom Magelang berkomitmen memberikan pembelajaran sesuai kemampuan anak. Beragam kegiatan menarik disiapkan untuk merangsang aspek perkembangan anak di masa usia emas (golden age). Meliputi aspek perkembangan kognitif, bahasa, sosio-emosional, dan fisik motorik.

“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan di sekolah,” kata seorang pendidik, Dwi Prapti Handayani mewakili Kepala TK, Siti Sa’adah, kemarin.

Dengan pembelajaran sentra yang ia terapkan, anak-anak memiliki kesempatan luas untuk mengekspresikan diri. Para pendidik juga lebih mudah mengetahui minat dan bakat anak. Tak heran, TK di bawah Yayasan Pendidikan Telkom yang terdiri dari 32 jenjang TK seluruh Indonesia ini juga kerap menjuarai berbagai lomba.

“Terbaru, kami meraih juara satu tari tradisional tingkat Kota Magelang, kemudian tingkat Provinsi Jateng. Bahkan di Jogjakarta, kami kembali meraih juara hingga akhirnya Tari Kuda Lumping diminta tampil di sebuah stasiun televisi Jogjakarta,” tuturnya.

Makin sering anak-anak terlibat dalam sebuah kegiatan, kata Dwi, kematangan dan keterampilan anak makin terasah. Anak akan berlatih mengikuti peraturan serta terlepas dari ketergantungan pada orang lain. “Anak juga berlatih tanggungjawab. Itu yang kami tekankan kepada anak, agar setelah lulus TK, mereka siap memasuki SD.”

Atas prestasi dan ketelatenan pendidik dalam mendampingi anak, kepercayaan orang tua menyekolahkan anak ke TK Sandhy Putra Telkom Magelang meningkat tiap tahunnya. Saat ini, ia memiliki 40 peserta didik yang terbagi tiga kelas. Sekolahini memiliki 4 pendidik dan 3 pembimbing ekstrakurikuler.

“Awal didirikan tahun 1984, sekolah ini hanya untuk anak-anak pegawai Telkom, namun lama-lama banyak yang berminat sekolah di sini, dan yayasan membuka untuk umum,” tuturnya.

Sebagai kegiatan penunjang, pihaknya memprogramkan family gathering, kunjungan ke kantor Telkom setempat, kantor pos, kantor pemadam kebakaran, dan tujuan lainnya. Pada hari ini, pihaknya juga menghelat open house me and my talent. Agar meriah, diadakan lomba memindahkan bola, peragaan busana hijab dan menyanyi, yang terbuka untuk umum. (put/sct/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here