Suka Dunia Politik

283
Ines Fiera Wijayanti. (Dokumen Pribadi)
Ines Fiera Wijayanti. (Dokumen Pribadi)

PANDANGAN terhadap kebangsaan bagi Ines Fiera Wijayanti dituangkannya dengan keinginan terjun di dunia politik. Gadis berusia 22 tahun ini pun bercita-cita menjadi seorang politisi, termasuk menjadi kepala daerah.

”Sejak kelas 3 SMA aku bercita-cita jadi anggota DPR. Aku tertarik pada ilmu hukum, ilmu pemerintahan dan ilmu politik. Akhirnya aku kuliah jurusan Ilmu Politik UNNES,” kata gadis kelahiran Pekalongan, 11 Februari 1995 ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Putri pasangan Suhartono-Erli Retno Sukamurti ini memiliki hobi membaca dan menulis. Bahkan, ia sempat menerbitkan buku berjudul Women Politic. ”Yang intinya, perempuan itu harus setara dengan laki-laki. Karena ada hak perempuan dalam politik,” tuturnya.

Ines yang baru saja diwisuda mengagumi pandangan politik sosok tokoh agama Islam asal Pekalongan, Habib Luthfi bin Yahya. Kekagumannya pun ia tuangkan dalam skripsinya berjudul ”Pemikiran Politik Habib Luthfi bin Yahya tentang Nasionalisme”. Karena mengangkat skripsi dengan tema tersebut, Ines bisa mendapat nilai sempurna dari dosen penguji dan dosen pembimbing.

”Ciri khas pemikiran Habib Luthfi bin Yahya dalam membangkitkan jiwa nasionalisme bangsa yakni beliau selalu mewujudkan pemikirannya dalam tindak sosial. Pemikiran Habib Luthfi dalam 5 bagian, yakni ekonomi, politik, agama, pendidikan dan budaya,” bebernya.

Tidak hanya itu, antusiasme Ines dalam politik juga membawanya aktif dalam organisasi intra dan ekstra kampus. Saat ini ia masih bergabung dalam organisasi gerakan masyarakat pemerhati korupsi (GMPK). ”Cita-cita saya ingin mengabdikan diri ke negara dengan memajukan daerah Pekalongan dan Jawa Tengah. Selalu ingin menjadi anak yang bisa meningkatkan derajat orang tua dan keluarga,” katanya. (mg30/aro/ce1)

Tinggalkan Komentar: