PSIS v PPSM Catat Penonton Terbanyak

602
KREATIF: Koreo apik diperagakan para suporter Panser Biru, saat PSIS menjamu PPSM, Kamis (18/5) malam di Stadion Jatidiri. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Koreo apik diperagakan para suporter Panser Biru, saat PSIS menjamu PPSM, Kamis (18/5) malam di Stadion Jatidiri. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Ada yang berbeda di laga lanjutan Liga 2 ketika tim PSIS menjamu PPSM Magelang di Stadion Jatidiri Semarang Kamis (18/5) malam. Laga yang akhirnya dimenangi PSIS dengan skor tipis 1-0 menjadi laga kandang paling penuh penonton selama PSIS melakoni laga kandang kompetisi kasta kedua musim ini. Tiket yang dicetak panpel PSIS sold out.

Selain menjadi laga pamungkas sebelum jeda libur Ramadan dan Lebaran, laga tersebut juga bertepatan dengan ulang tahun tim Mahesa Jenar yang meskipun belum ada fakta sejarah namun suporter meyakini PSIS lahir pada 18 Mei 1932 sehingga laga kemarin cukup menyedot antusiasme penonton.

BERGEMBIRA: Suporter Snex membentangkan gambar Mahesa Jenar dalam ukuran raksasa. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERGEMBIRA: Suporter Snex membentangkan gambar Mahesa Jenar dalam ukuran raksasa. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Dua kelompok suporter PSIS, Panser Biru dan Snex paling berbahagia pada laga tersebut. Keduanya saling perang kreatifitas melalui koreografi di tribun Utara dan Timur yang tak kalah mengundang decak kagum.

Di tribun Timur, Panser  Biru membuat koreografi kertas berwarna kuning, merah dan biru yang bertuliskan angka 85 di mana angka tersebut menandakan usia tim PSIS Semarang. tak hanya itu, usai laga pentolan Panser Biru secara simbolis meniup lilin di kue ulang tahun bersama punggawa PSIS. “Saya kira pertandingan tadi (kemarin, Red) menjadi momen yang tepat untuk merayakan ulang tahun PSIS. Apalagi PSIS juga berhasil menang atas PPSM di pertandingan itu,” kata dirigen master Panser Biru, Fery Oppel.

Sedangkan di kubu Snex, pasukan biru hitam tidak kalah akal. Mereka membuat tribun Timur berwarna biru hitam melalui koreo kertas yang ditambah gambar 3D yang merupakan sketsa wajah Mahesa jenar berlatar belakang tulisan 85. “Tentunya kami ingin memberikan kreatifitas yang berbeda di hari spesial. Koreo serta 3D ini telah kami persiapkan selama seminggu terakhir,” terang salah satu ketua kolektif Snex, Dony Kurniawan. (bas/smu)

Tinggalkan Komentar: