Pejabat Mendadak Tes Urin

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

PEKALONGAN – Puluhan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan anggota DPRD Kota Pekalongan mendadak disuruh menjalani tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Pekalongan. Termasuk Wakil Wali Kota Saelany Mahfudz, Sekda Sri Rumingsih dan Wakil Ketua DPRD Ismet Inonu, Jumat (19/5) di Setda setempat. Para pejabat dan anggota DPRD yang baru mengikuti launching logo Kota Pekalongan langsung mengantri untuk mengikuti tes yang pelaksanaanya cukup mendadak itu.

Menurut Wakil Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz, pelaksanaan tes urini bagi para pejabat dan wakil rakyat di Kota Pekalongan ini merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah Kota Pekalongan dalam perang melawan narkoba. “Dengan melakukan tes urine kepada para pejabat ini kami ingin menunjukkan kepada warga masyarakat bahwa Pemkot Pekalongan serius melakukan perang melawan narkoba,” katanya.

Saelany menghimbau kepada seluruh masyarakat termasuk para pejabat agar benar-benar menjauhi narkoba. Karena selain sanksi hukumnya sudah jelas, menggunakan narkoba hanya akan merugikan diri sendiri. Saelany menambahkan, Pemkot Pekalongan bertekat memerangi narkoba, Saelany berjanji akan berusaha mewujudkan agar Badan Narkotika Nasional (BNN) bisa segera dibentuk di Pekalongan.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Ismet Inonu juga menyambut baik digelarnya tes urine ini. “Harapannya tentu saja agar peredaraan narkoba di Kota Pekalongan ini bisa dicegah dan diminimalisir,” ujar politisi dari PDI- Perjuangan ini.

Terkait rencana pembentukan BNN di Kota Pekalongan, Ismet Inonu juga berjanji akan memberikan dukungan penuh. “Minimal untuk tahun ini sudah harus ada tanahnya dan pada tahun berikutnya bisa segera dibangun,” kata Ismet. (han/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -