Megono, Harus Jadi Menu Wajib Hotel

883
KHAS BATANG: Pj Bupati Batang Siswo Laksono bersama pejabat Batang saat menilai kreasi hasil karya peserta lomba Nasi Megono Khas Batang di THR Kramat Batang, Jumat (19/5). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
KHAS BATANG: Pj Bupati Batang Siswo Laksono bersama pejabat Batang saat menilai kreasi hasil karya peserta lomba Nasi Megono Khas Batang di THR Kramat Batang, Jumat (19/5). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Untuk lebih memperkenalkan kuliner Megono khas Batang, Pemerintah Kabupaten Batang akan mewajibkan hotel-hotel yang ada di Kabupaten Batang untuk memasukkan makanan khas tersebut menjadi menu wajib.

Pj  Bupati Siswo Laksono mengatakan, nasi Megono merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan. Di samping itu juga sebagai makanan rakyat yang sehat dan bergizi. “Agar tidak terlindas dan ditinggalkan oleh masyarakat dengan maraknya makanan modern maka perlu upaya mengembangkan dan melestarikan.. “ ujar Siswo Laksono, saat even Festival Kuliner dan Nasi Megono Khas Batang di Taman Hiburan Rakyat ( THR ) Kramat Batang, Jumat (19/5).

Pj Bupati juga memberikan saran, agar dalam penyajiannya, perlu inovasi dan kreasi baru. Sehingga nasi megono bisa menjadi khas kabupaten Batang yang khas.  “Kalau diperlukan, dibuat outlet-outlet khusus menjual nasi megono, agar ada ciri khasnya,” pinta Siswo Laksono.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Bambang Suprianto, menambahkan, Festival kuliner megono digelar salah satu tujuannya memang untuk mengangkat makanan khas Megono Batang.  “Makanan megono ini,  banyak disukai oleh masyarakat Batang. Sehingga kami ingin melestarikannya, serta ingin melakukan pengembangan penyajiannya,” tuturnya.

Megono sendiri adalah makanan berupa lauk, yang terbuat dari nangka muda. Yang di acah sampai halus, baru kemudian dikukus, setelah sebelumnya diberi bumbu. Untuk menyantapnya, paling pas dengan tempe goreng dan kerupuk. (han/smu)

Tinggalkan Komentar: