Logo Kota Pekalongan Baru Tapi Lama

1093
LAUNCHING – Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Junaid bersama pejabat setempat, berfoto bersama di logo lama Kota Pekalongan yang resmi digunakan lagi, Jumat (19/5). (IST)
LAUNCHING – Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Junaid bersama pejabat setempat, berfoto bersama di logo lama Kota Pekalongan yang resmi digunakan lagi, Jumat (19/5). (IST)

PEKALONGAN – Setelah melalui beberapa proses, Pemerintah Kota Pekalongan akhirnya mengembalikan lambang daerah dari logo baru (bulat) menuju ke logo yang lama. Acara peluncuran dilakukan pada Jumat (19/5) di halaman Sekretariat Daerah Kota Pekalongan.

Kegiatan semakin meriah, dengan hadirnya masyarakat yang menyambut suka cita pengembalian logo dengan pawai kesenian.

Sebelum ke lokasi acara, rombongan sepeda sehat K3 yang dipimpin langsung Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Junaid, membuka papan nama kelurahan dengan logo baru, secara simbolis di empat kecamatan. “Dengan kembalinya lambang daerah lama ini, kami harapkan mampu mendongkrak semangat bagi seluruh elemen masyarakat. Sebab logo bukanlah logo, melainkan lebih dari itu mempunyai nilai filosofis dan historis, sehingga harus dikembalikan,” tegas Alex panggilan akrab Wali Kota.

Untuk keberhasilan pengembalian logo tersebut, Alex mewakili masyarakat berterima kasih kepada seluruh ASN, seluruh anggota dewan yang telah bersusah payah, serta didorong oleh berbagai komunitas serta penggiat budaya berupaya mengembalikan lambang daerah ini. “Semoga dengan kembalinya lambang daerah lama mampu menumbuhkan semangat, spirit carries on bagi seluruh elemen masyarakat,” kata Wali Kota.

Kedepan, Pemkot juga tidak hanya akan fokus di lambang daerah saja, sebab kota Pekalongan masih banyak PR-PR yang perlu dikerjakan seperti bencana Rob, kemacetan jalan dan sebagainya. “Kota Pekalongan masih banyak PR, tidak hanya Lambang daerah saja. sehingga satu-persatu akan terus kami kerjakan. Seperti bencana rob yang menggenang beberapa kelurahan, kemacetan jalan dan lain-lain,” tandas Alex.

Terkait kembalinya lambang daerah tersebut, Zakaria, salah seorang aktifis warga Kota Pekalongan mengaku berterima kasih terhadap upaya pemerintah sesuai dengan apa yang dijanjikan walikota dalam kampanyenya. “Kami mengucapkan terima kasih atas kembalinya logo Kota Pekalongan terutama kepada bapak Wali Kota, karena hal ini sesuai dengan apa yang dikampanyekan. Hanya saja yang belum adalah pengembalian kelurahan yang digabung-gabung. meski demikian kami yakin dan akan terus mendorong kembalinya kelurahan agar tidak digabung-gabungkan lagi,” katanya. (han/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here