Laga Lawan Persis Paling Ditunggu

PSIS Tanpa M Yunus

783
HARUS ABSEN: M Yunus melewati para pemain PPSM Magelang, Kamis (18/5) lalu di Stadion Jatidiri. Gelandang enerjik ini mendapat kartu kuning ketiga sehingga absen saat bertanding ke Manahan Solo, 6 Juli mendatang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS ABSEN: M Yunus melewati para pemain PPSM Magelang, Kamis (18/5) lalu di Stadion Jatidiri. Gelandang enerjik ini mendapat kartu kuning ketiga sehingga absen saat bertanding ke Manahan Solo, 6 Juli mendatang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS dan Persis Solo terus saling mengkudeta posisi capolista alias pemuncak klasemen sementara. Saat ini PSIS akhirnya harus puas menjadi raja semalam setelah posisi puncak klasemen sementara Grup 4 kembali diambil alih oleh Persis Solo yang pada matchday kelima Jumat (19/5) kemarin secara mengejutkan sukses menggulung tuan rumah Persipon 3-0.

Atas hasil tersebut baik PSIS maupun Persis saat ini sama-sama mengoleksi 13 poin hasil dari empat kali kemenangan dan sekali seri. Namun Persis lebih unggul dalam jumlah selisih gol sehingga menempatkan tim berjuluk Laskar Sambernyawa di puncak klasemen sementara Grup 4.

“Sejak awal kami memprediksi kompetisi bakal berjalan ketat karena banyaknya degradasi dan semua tim juga ingin lolos 16 besar. Makanya tidak cukup hanya mengamankan poin penuh di kandang kami juga harus bisa mencuri poin di laga tandang. Dan kami juga masih harus fokus menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Penentuan juara grup antara PSIS dan Persis Solo akan kembali dntentukan melalui duel yang mempertemukan kedua tim dimana akan berlangsung pada 6 Juli 2017 di Stadion Manahan Solo. Pemenang di laga tersebut tentunya akan menghuni Capolista (pemuncak klasmen sementara, red) Grup 4. Sedangkan jika laga berakhir imbang, sudah pasti Persis Solo masih bertahan di puncak klasemen. “Di semua grup hanya akan diambil dua tim untuk lolos 16 besar. Saat ini peringkat di bawah kami juga masih berpeluang karena masih menyisakan 9 hingga 10 pertandingan jadi perjalanan masih cukup panjang,” sambung Agung.

Tak pelak, laga PSIS melawan Persis Solo adalah yang paling ditunggu. Laga dua tim yang sama-sama belum terkalahkan ini akan digelar setelah jeda bulan Ramadan dan Lebaran mendatang. Namun duel big match tersebut PSIS dipastikan tidak bisa menggunakan tenaga gelandang M Yunus yang harus menepi lantaran hukuman akumulasi kartu. Gelandang yang sudah tiga musim berkostum PSIS itu telah mengantongi tiga kartu kuning.

Sebagai gantinya, di pos breaker yang dihuni Yunus, tim Mahesa Jenar masih memiliki beberapa nama seperti Saddam Sudarma Hendra, Ruud Gulid dan juga wonderkid mereka, Tegar Infantrie Sukamto yang di lima pertandingan kemarin telah dijajal turun. “Kami masih banyak waktu untuk mempersiapkan diri sebelum melakoni pertandingan keenam lawan Persis. Termasuk pemain-pemain pengganti Yunus juga akan kami siapkan selama libur panjang besok,” sambung head coach PSIS, Subangkit. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here