BPJS Gandeng Pelaku Wisata Waduk Jatibarang

316
PERHATIAN: Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadarlusman (kiri) ditemani Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Semarang, Pepen S. Almas, memberikan kartu keanggotaan kepada pelaku wisata di Waduk Jatibarang, Gunungpati. (IST)
PERHATIAN: Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadarlusman (kiri) ditemani Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Semarang, Pepen S. Almas, memberikan kartu keanggotaan kepada pelaku wisata di Waduk Jatibarang, Gunungpati. (IST)

SEMARANG – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang, memberikan bukti nyata komitmennya kepada tenaga kerja sektor informal. Yakni menggandeng pelaku wisata di Waduk Jatibarang, Gunungpati, Semarang dengan memasukkan 40 pelaku wisata untuk mendapatkan jaminan ketenagakerjaan.

Mereka adalah yang bekerja sebagai supir speed boat, pedagang, dan tukang parkir yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Suko Makmur. Ke-40 orang ini mendapatkan kepesertaan gratis di bulan pertama, untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). “Kami melihat tingginya minat teman-teman dari Pokdarwis Suko Makmur untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu kami memberikan apresiasi dalam bentuk gratis iuran di bulan pertama,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Semarang, Pepen S. Almas usai acara Nyadran di Waduk Jatibarang, belum lama ini.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan kartu peserta secara simbolis, yang diwakili oleh Bambang Pramusinto, Camat Gunungpati, Bagiyo Prayitno Kapolsek Gunungpati, serta Kadarlusman Ketua Komisi C  DPRD Kota Semarang.

Selain itu sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BPJS Ketenagakerjaan pun melakukan pengecatan dan dekorasi ulang pada warung, gazebo, toilet, dan loket perahu di lingkungan Waduk Jatibarang. “Jadi dukungan kami tidak hanya berhenti pada para pekerja saja, tetapi kami pun ikut mendorong agar pariwisata di Semarang khususnya Waduk Jatibarang yang memang sangat potensial ini, agar terus berkembang melalui program TJSL tersebut,” jelasnya.

Widodo, pengurus Pokdarwis Suko Makmur mengaku senang dengan bergabungnya anggota kelompok tersebut sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan, Pokdarwis Suko Makmur merasa lebih tenang, terutama terkait kecelakaan kerja yang otomatis bisa tercover,” ungkapnya. (den/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here