33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Baznas Bantu Pembangunan Musala dan Masjid

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

KENDAL—Jelang Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kendal menyalurkan batuan untuk pembangunan sejumlah musala dan masjid. Selain itu juga menyalurkan dana untuk Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Madrasah Dinniyah (Madin) maupun pondok pesantren (ponpes)

Bantuan ini sebagai wujud nyata Baznas berkontribusi membantu pemerintah untuk membangun Kendal. Mereka yang mendapatkan bantuan, sebelumnya sudah mengajukan permohonan dana renovasi bangunan ke Baznas Kendal. Dari pengajuan proposal tersebut, kemudian ditindak lanjuti dengan survei. “Yang dinyatakan layak menerima, langsung kami anggarkan untuk mendapatkan dana rehab,” kata Ketua Baznas Kendal, Mochammad Ubaidillah, kemarin (19/5).

Bantuan tersebut diberkan dalam bentuk uang tunai kepada masing-masing takmir musala dan masjid, maupun pengurus madin dan pesantren. Besaran dana yang diberikan Rp 5-10 juta.

Seperti musala di Desa Kebondalem RT 10 RW 01 Kendal sejumlah Rp 5 juta, Masjid Baitul Huda Desa Bugangin Kendal Rp 7,5 juta dan Musala Al-Mughni Desa Kebonagung Kecamatan Ngampel sebesar Rp 5 juta. Termasuk Musala usala Nurul Yaqin Di Perum.GBM II Kelurahan Langenharjo Kecamatan kendal dan Musala Al-Falah Dukuh Sambung Kecamatan Cepiring. Masing-masing menerima dana pembangunan Rp 5 juta.

Selain itu, bantuan disalrukan di sejumlah TPQ Madin dan Ponpes di Kendal.  Seperti  Ponpes An-Nur, Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung. Selain itu TPQ dan Madin Nurul Ihsan Kelurahan karangsari Kecamatan Kendal. “Keduanya masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 5 juta,” tandasnya.

Wakil Ketua Bidang Pendistribusian, Ali Tjasman mengatakan untuk mempercepat orang menyalurkan zakat ke Baznas Kendal, pihaknya telah meluncurkan kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) dengan sasaran awal adalah PNS di Kendal. Dengan NPWZ, mempermudah para muzaki atau orang yang wajib zakat untuk membayarkan zakat, infak dan sedekah. “Dengan kartu NPWZ ini para muzaki dapat dengan mudah memperoleh informasi dan laporan dari Baznas Kendal,” ujarnya. (bud/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semula Matic Biasa, Kini Kendarai Mesin Yang Lebih Besar

Sekarang ini bikers perempuan kian memesona di jalanan. Kepiawaian berkendara saat touring, tak kalah dengan kaum pria. Tentu saja, ini fenomena yang berbeda dengan...

2017, Wali Kota Targetkan Belanja Langsung 70 Persen

SEMARANG - Sejumlah proyek pembangunan fisik di lingkungan Pemkot Semarang tahun anggaran 2016, diresmikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (17/1). Seperti peresmian...

Harus Ada Intelejen Olahraga

SEMARANG - Berkaca dari gelaran Pekan Olahraga Nasional (POPNAS) 2017, Jawa Tengah akan lebih detail dalam membaca situasi. Pada gelaran Popnas lalu, banyak atlet provinsi lain...

Banyak PPID Belum Terbiasa Menulis Jurnalistik

WONOSOBO – Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan diminta lebih aktif lagi menyampaikan berbagai informasi terkini...

Warga Sudah Terdaftar UHC, RS Jangan Kekurangan Tempat

SEMARANG-Nur Qoyum, 40, warga Tambak Mulyo RT 4 RW 15 Kelurahan Tanjung Mas, Semarang mengaku ingin segera mendaftar program Universal Health Coverage (UHC). Yakni, program...

Telan Rp 70 M, Kinerja Buruk

BESARNYA subsidi operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang selama 2016 lalu mencapai Rp 70 miliar. Tahun ini, diperkirakan akan menelan anggaran lebih besar...