Satgas Federasi Serikat Pekerja Perkebunan Amankan Aset PTPN IX

524
Anggota satgas memasang papan peringatan di aset milik PTPN IX. (Foto-dok)
Anggota satgas memasang papan peringatan di aset milik PTPN IX. (Foto-dok)

SEMARANG-Sebanyak 300 anggota Satgas Federasi Serikat Pekerja Perkebunan IX Tanaman Tahunan (FSPBUN IX TT) mengamankan aset PT Perkebunan Nusantara (PTPN)  IX yang ada di Kebun Kawung, Kabupaten Cilacap. Selain penyelamatan aset, juga diadakan donor darah dan penyerahan bantuan corporate social responsibility (CSR)/Bina Lingkungan bagi masyarakat sekitar perkebunan.

Menurut Ketua Umum FSPBUN IX TT, Budiyono, pengamanan aset tersebut untuk mendukung peningkatan produktivitas sehingga nantinya mampu mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan karyawan/pekerja dilingkup holding perkebunan. Sebelumnya, aset milik PTPN IX tersebut  digarap secara liar dan melawan hukum oleh masyarakat.

“Kami diminta atau tidak oleh management kami akan tetap ingin ikut serta mengamankan aset milik perusahaan,” tegasnya, Rabu (17/5) kemarin usai pemasangan plang peringatan dilokasi aset perusahan.

Budiyono menambahkan, kepedulian FSPBUN IX TT terhadap aset perusahaan khususnya areal/lahan Hak Guna Usaha, terkait dengan usaha perusahan untuk karyawan PTPN IX itu sendiri. Dimana sering kali, aset PTPN IX sering kali mengalami gangguan usaha perkebunan dari sekelompok masyarakat  yang melakukan penjarahan areal/lahan HGU yang dikuasasi dan dikelola oleh PTPN IX.

“Mereka yang melakukan penjarahan areal/lahan HGU yang dikuasasi dan dikelola oleh PTPN IX,  selalu mengkaitkan bahwasannya areal/lahan HGU adalah tanah peninggalan nenek moyang, tanah Trukah dan lain sebagainya,” imbuhnya.

PT Perkebunan Nusantara IX Divisi Tanaman Tahunan, lanjut Budiyono,  dalam kegiatan usahanya yaitu Agroindustri dan Agrowisata terdiri atas 15 Unit Kerja Kebun produk Hilir dengan luasan areal/lahan HGU seluas 36.119,5522 hektare. Tersebar di beberapa Kabupaten se-Provinsi Jawa Tengah dengan komoditas karet, kopi, teh, kayu-kayuan dan hortikultura serta Agrowisata.

PTPN IX sebagai anak perusahaan Holding Perkebunan PTPN III (persero) menguasai dan mengelola areal/lahan HGU secara sah dan tidak melawan hukum. Sebagai perusahaan BUMN memiliki peranan strategis bagi negara dan masyarakat, oleh karenanya jika ada oknum atau sekelompok masyarakat yang mengganggu usaha perkebunan dengan okupasi/penjarahan aset. Maka pihak FSPBUN IX TT akan siap untuk mengamankannya.

“Kami sedih karena dari luasan areal/lahan HGU tersebut, kurang lebih 1.448,35 hektare atau sebesar 4,01% dari luasan areal/lahan HGU PTPN IX Divisi Tanaman Tahunan mengalami gangguan usaha perkebunan yaitu okupasi/penjarahan lahan HGU,” tandasnya. (dit/ap)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here