Pasar Baru Leksono Resmi Ditempati

444
LEBIH AWAL: Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Wonosobo Agus Suryatin saat menyampaikan sambutan pembagian lapak di hadapan pedagang Pasar Leksono. (Ahmad Zainudin/Jawa Pos Radar Kedu)
LEBIH AWAL: Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Wonosobo Agus Suryatin saat menyampaikan sambutan pembagian lapak di hadapan pedagang Pasar Leksono. (Ahmad Zainudin/Jawa Pos Radar Kedu)

WONOSOBO – Sebanyak 170 pedagang pasar Kecamatan Leksono telah mendapat lapak baru yang dinanti. Pasar baru yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp 1,3 miliar itu telah dibagikan ke pedagang, Kamis (18/5).

Sebelumnya, para pedagang menempati pasar penampungan yang tidak layak sejak Oktober 2016. Selain kondisinya sempit, pasar penampungan juga becek ketika diguyur hujan. Para pedagang mengaku terus merugi lantaran ditinggal para pembeli.

“Mudah-mudahan setelah pasar pindah, Pasar Leksono kembali ramai, ibu-ibu PNS mau lagi ke pasar,” ujar Ketua Paguyuban Pasar Leksono Rohmadi di sela acara pembagian lapak kemarin.

Ia menyebut, pembangunan pasar baru belum 100 persen selesai. Yakni baru sekitar 80 persen, dengan asumsi sarana prasarana pasar, seperti MCK dan musala belum dibangun. Mengenai sarpras itu, ia kurang mengetahui apakah memang belum selesai atau belum termasuk di anggaran Rp 1,3 miliar itu.

“Harapan kami masih diupayakan. Untuk MCK dan musala biar pedagang maupun pembeli di sini lebih nyaman,” harapnya.

Ia membeber, 170 pedagang tersebut meliputi pedagang kios sejumlah 29 orang, pedagang los 96 orang dan PKL 45 orang. Yang dinilai sangat kurang oleh paguyuban adalah lapak bagi PKL dinilai terlalu sempit. Los seluas 1 meter persegi tidak cukup untuk membuka lapak dagangan.

Camat Leksono Agus Fajar Wibowo mengatakan, meski masih terdapat kekurangan dalam insfrastruktur pasar, ia menganggap langkah dinas menyegerakan pembagian lapak sudah tepat. Pembagian lapak awalnya dijadwalkan pada Juni 2017, namun karena desakan warga, lapak dibagikan sebulan lebih awal.

Selain itu, ia juga mengapresiasi komitmen Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Wonosobo Agus Suryatin untuk mewujudkan pasar tradisional modern di Leksono.

“Tadi Pak Kadin menyampaikan akan mendampingi paguyuban. Salah satunya dalam hal manajemen Paguyuban Pasar Leksono. Itu membuktikan bukan hanya pasarnya yang dibangun namun juga manusianya turut diperhatikan,” jelasnya. (cr2/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here