Menang, Tapi Gagal Menghibur

776
GOL SATU-SATUNYA: Pemain PSIS Syafrudin Tahar ditempel ketat pemain PPSM dalam laga tadi malam di Stadion Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GOL SATU-SATUNYA: Pemain PSIS Syafrudin Tahar ditempel ketat pemain PPSM dalam laga tadi malam di Stadion Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS Semarang sukses mewujudkan ambisi menjaga rekor belum terkalahkan di ajang Liga 2 musim 2017 setelah berhasil menang tipis 1-0 atas tamunya dalam matchday kelima di Stadion Jatidiri semalam (18/5).

Di laga terakhir sebelum libur Ramadan, coach Subangkit merombak lini serangnya. Johan Yoga yang biasa tampil sebagai starter harus diparkir dan perannya diggantikan oleh Erik Dwi. Kemudian di second striker, Subangkit menurunkan Tegar Infantrie dan Hari Nur serta M Ridwan di sayap. Komposisi tersebut mampu menggigit di awal babak pertama. Hasilnya, di menit ke-10 bek kanan Safrudin Tahar sukses membuat gol memanfaatkan kemelut di depan gawang PPSM yang dijaga oleh kiper muda, M Refi Jaelani. Namun pasca gol Tahar penampilan M Ridwan dkk justru menurun. Tim tamu bahkan berhasil menciptakan sejumlah peluang melalui skema serangan balik cepat.

Di babak kedua coach Subangkit mengubah lagi komposisi. Johan Yoga diturunkan menggantikan Tegar Infantrie. Kemudian Erik Dwi juga digantikan perannya oleh Juni Riyadi dengan harapan PSIS bisa mendapatkan suntikan tenaga segar. Namun PSIS bahkan terkesan kehabisan akal untuk bisa menambah jumlah gol kemenangan.

Beberapa kali skema serangan balik cepat yang coba dipraktekkan Rony Ardian dkk membuat barisan pertahanan PSIS kocar-kacir. Beruntung finishing touch anak-anak PPSM juga buruk sehingga skor kemenangan PSIS 1-0 atas PPSM bertahan hingga usai.

Subangkit mengakui permainan timnya menurun di babak kedua. Hal itu yang membuat tim tamu bisa leluasa membombardir pertahanan PSIS. “Pressing lini tengah kami sangat kurang terutama di babak kedua sehingga PPSM sempat bisa menguasai permainan. Secara permainan saya tidak puas,” beber Subangkit.

Head coach PPSM, Siswanto mengakui sudah menunggu-nunggu laga versus PSIS. Dia mengaku sudah banyak mempelajari permainan PSIS. “Kami juga sudah siapkan antisipasinya. Sebenarnya sudah cukup berhasil hanya saja kami kecolongan gol di awal babak pertama,” terang Siswanto.

Kemenangan tersebut membawa tim berjuluk Mahesa Jenar kembali ke puncak klasemen sementara Grup 4 dengan raihan 13 poin. Pesaing PSIS, Persis Solo baru akan bertanding di kandang Persipon hari ini. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here