Kelapa Bercabang Dua Ditemukan di Gringsing

1417
UNIK : Irsyad alias Doel (kanan) menunjukkan tunas kelapa bercabang yang ditanamnya. Dirinya berniat menjual tanaman unik tersebut bagi yang berminat. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
UNIK : Irsyad alias Doel (kanan) menunjukkan tunas kelapa bercabang yang ditanamnya. Dirinya berniat menjual tanaman unik tersebut bagi yang berminat. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Irsyad alias Doel warga RT 04 RW 01 Dukuh Sawangan Desa Sawangan Kecamatan Gringsing tidak menyangka bibit pohon kelapa hijau yang ditanamnya empat bulan yang lalu akan bercabang dua. Tanaman yang tergolong unik dan langka ini mempunyai dua batang yang menyatu di bagian tunas. Kelapa setinggi 50 cm ini tak pelak mengundang kekaguman sekaligus keanehan bagi siapa saja yang melihatnya.

“Saya kaget, tanaman kelapa saya ternyata bercabang dua,” ucap Irsyad saat ditemui di rumahnya, Kamis (18/5). Doel yang hobi menanam bibit tanaman keras ini bingung atas biaya untuk persalinan istrinya bulan April lalu. Kemudian dirinya merenung di kebunnya, tak sengaja matanya tertuju ke bibit kelapa yang lebih tinggi dibanding bibit yang lain. Irsyad mendekat dan melihat ada dua cabang dari tunas di satu buah bibit pohon kelapa.

Semula Irsyad tak begitu menghiraukan, tapi dari hari ke hari bibit ini tumbuh lebih cepat. Cabangnya pun menjadi lebih jelas terlihat. Irsyad yang sewaktu mudanya suka merantau ini lalu memindahkan bibit kelapa bercabangnya ke dalam pot dengan tujuan agar mudah dipindahkan. Irsyad membawa masuk rumah bibit kelapa ini tiap malam untuk keamanan karena sejak ada yang tahu banyak tetangga maupun orang dari luar desa yang ingin melihatnya. “Saya dukung dapat bibit kelapa ini di Jogja, 4 bulan lalu saya semai di kebun. Dan ternyata tumbuh dua cabang,” ungkapnya.

Irsyad mengaku sebelum menemukan keanehan ini, dia bermimpi didatangi seorang anak perempuan yang mau ikut dan minta diasuh. Irsyad menolak tapi anak tersebut ngotot dan akhirnya diperbolehkan ikut. Tidak tahunya itu adalah pertanda dirinya punya pohon kelapa yang bercabang. Irsyad sudah menanyakan ke beberapa orang pintar dan semuanya menjawab jika pohon itu mempunyai khodam.

Irsyad berencana merawat bibit pohon kelapa bercabangnya itu tapi karena himpitan ekonomi dia mengaku tak akan menolak jika ada yang berniat membeli bibit pohon tersebut asal cocok. (han/sct/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here