Kejar Target Wisatawan, Gandeng TripAdvisor

332
POTENSIAL: Senior Manager, Hotel Solution TripAdvisor Brian Calaycay saat memberikan paparan di Grand Candi Hotel, kemarin. (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
POTENSIAL: Senior Manager, Hotel Solution TripAdvisor Brian Calaycay saat memberikan paparan di Grand Candi Hotel, kemarin. (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebanyak 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada 2019 menjadi target Kementerian Pariwisata Indonesia. Oleh karenanya, berbagai langkah akan ditempuh untuk mencapai target tersebut.

Kepala Bidang Komunikasi Online, Kementerian Pariwisata Martini M. Paham mengatakan, tren perjalanan wisata belakangan ini mewajibkan pelaku-pelaku industri pariwisata untuk memanfaatkan pemasarannya melalui media digital. Menurutnya, digital marketing jni memiliki peran dan kontribusi yang sangat besar bagi pariwisata.

”Kementerian Pariwisata membangun branding Wonderful Indonesia untuk memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki,” ungkapnya dalam acara TripAdvisor Insights : Master Class – A Workshop for Digital Training for Destination in Indonesia, Kamis (18/5).

Martini menambahkan, berbagai strategi ditempuh untuk melakukan promosi. Beberapa di antaranya branding, advertising, serta selling. Pihaknya mengaku sedang gencar melakukan promosi melalui media online.

Seperti saat ini Kementerian Pariwisata menggandeng TripAdvisor, yang merupakan portal ulasan wisata terbesar di dunia untuk mempromosikan wisata Indonesia kepada khalayak ramai internasional. ”Upaya ini diharapkan mampu memberikan informasi secara lengkap dan mendetail tentang daerah wisata yang akan dituju oleh wisatawan,” katanya.

Dia mengungkapkan, destinasi wisata unggulan yang dituju wisatawan adalah Bali, Jakarta, Labuan Bajo, Jogjakarta-Solo-Semarang, Banyuwangi, Bromo-Tengger-Semeru. Sementara wisatawan yang disasar berasal dari Malaysia, Singapura, Tiongkok, Australia, Jepang, Timur Tengah, dan Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Inggris, dan Belanda.

TripAdvisor Sales Manager Destination Marketing Southeast Asia Matthew Zato mengatakan, tren global dalam berwisata harus menjadi perhatian pelaku usaha. ”Pengalaman menjadi kata kunci dari keinginan wisatawan saat melakukan perjalanan, Hal inilah yang menjadi fokus TripAdvisor dalam menjaring ulasan wisatawan,” terangnya.

Acara yang diselenggarakan di Ballroom Grand Candi Hotel Semarang itu dihadiri oleh ratusan perwakilan dari hotel dan restoran, travel serta industri pariwisata lainnya di Jateng. (tsa/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here