Cemburu, Anak Kades Aniaya Pacar

4215
TKP : Saiful Jihad (ayah korban) di depan rumah kediamannya RT 03 RW 05 Dukuh Segan. Desa Sawangan Gringsing. Di lokasi tersebut tempat anaknya diseret sebelum dianiaya. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
TKP : Saiful Jihad (ayah korban) di depan rumah kediamannya RT 03 RW 05 Dukuh Segan. Desa Sawangan Gringsing. Di lokasi tersebut tempat anaknya diseret sebelum dianiaya. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Hanya gara-gara telepon dan SMS diabaikan, Patrik Batavia, 23, yang merupakan anak kandung Kepala Desa Sawangan Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang tega menganiaya teman wanitanya, Bunga,16, pada hari Sabtu (13/5).

Ayah korban, Saiful Jihad, 50, saat ditemui di rumahnya di Dukuh Segan Desa Sawangan Kecamatan Gringsing mengatakan kejadian bermula ketika anaknya pulang kondangan sekitar pukul 21.00 bersama dua temannya. Tersangka yang sudah menunggu di depan rumah korban langsung menjambak rambut dan menyeret korban usai turun dari motor. Korban ditarik rambutnya dan diseret sekitar 50 meter sambil terus dianiaya. Teman wanita korban berusaha menolong tetapi kalah tenaga.

“Pulang kondangan, anak saya tiba-tiba dijambak dan dipukuli pelaku, temannya sudah berusaha membantu, tapi kalah tenaga dengan pelaku,” jelasnya, Rabu (17/5).

Puas menganiaya dan memaki, tersangka pulang ke rumahnya yang hanya berjarak sekitar 100 meter. Sekitar pukul 01.00 dini hari, tersangka kembali mendatangi rumah korban sambil membawa parang dan menggedor pintu sambil mengancam akan membunuh korban.

Atas kejadian tersebut, korban hingga sekarang masih merasa ketakutan dan merasakan pusing. Sehingga saat sekolah korban harus diantar jemput oleh ayahnya.

Saiful mengakui jika selama ini antara anaknya dan Patrik punya hubungan (pacaran) karena itu sudah wajar di kalangan anak muda. Tapi melihat sikap Patrik yang kasar dan semena-mena akhirnya Saiful melarang anaknya melanjutkan hubungan.

“Saya sudah muak melihat kelakuan Patrik. Dia sangat arogan dan selalu membawa-bawa nama ayahnya yang menjadi Kades. Bukan hanya sekali ini Patrik menganiaya anak saya,” sesalnya. Tidak hanya itu, dari pengakuan anaknya, dia juga pernah dianiaya di Lapangan Desa.

Dengan perlakuan seperti dijambak, ditempeleng, dicekik sampai diludahi. Banyak yang melihak kejadian ini tapi tidak ada yang berani menolong karena takut dengan Patrik. Puncaknya malam sabtu kemarin tersebut. “Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu. Saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Gringsing hari Selasa (16/05) kemarin,” kata Saiful.

Tinggalkan Komentar: