Bupati Sidak Jalan Rusak Banjarnegara

1047
RESPONSIF : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menyapa pengendara motor yang melintas di jalan rusak di perbatasan Pekalongan-Banjarnegara. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
RESPONSIF : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menyapa pengendara motor yang melintas di jalan rusak di perbatasan Pekalongan-Banjarnegara. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Lantaran banyaknya laporan terkait jalan rusak, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kemarin melakukan sidak ke jalan raya Banjarnegara, Desa Simego. Sidak dilakukan bersama warga Desa Simego dan Desa Kertosari, Kecamatan Petungkriono. Juga warga desa dari Kabupaten Banjarnegara.

Ketika sampai pada jalan perbatasan Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara, Bupati Asip bersama rombongan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pekalongan serta warga, terpaksa harus turun dari kendaraan roda empat. Mereka jalan kaki sepanjang 500 meter, dengan kondisi jalan bebatuan tajam dan menurun.

Rusmadi, 61, warga Desa Simego, Kecamatan Petungkriono, mengungkapkan jalan raya Desa Simego yang berbatasan langsung dengan Banjarnegara, kondisinya sangat rusak dan sulit dilalui. Kendaraan roda empat dan dua harus ekstra hati-hati jika melalui jalan tersebut.

Menurutnya kondisi jalan tersebut sudah rusak sejak 10 tahun yang lalu, dan tidak pernah ada perbaikan, baik dari pihak Kabupaten Pekalongan maupun Kabupaten Banjarnegara. Padahal jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar Kabupaten, yang setiap hari digunakan kedua warga daerah untuk aktivitas ekonomi.

“Warga Desa Simego kalau mau menjual atau membeli barang ke Pasar Banjarnegara harus melalui jalan ini. Demikian juga warga Banjarnegara kalau membali kentang di Desa Simego, ya harus melalui jalan ini. Ini jalan satu-satunya,” ungkap Rusmadi.

Rusmadi juga mengatakan jika turun hujan, warga kedua Kabupaten tidak berani melalui jalan perbatasan tersebut. Karena kondisi jalan yang licin den menurun dari arah Desa Simego, dan menanjak dari arah Banjarnegara.

Menurutnya warga kedua Kabupaten sudah berulangkali mengajukan surat permohonan perbaikan jalan. Namun belum ada satupun Bupati yang merespon. Baru kali ini Bupati Pekalongan Asip Kholbihi langsung turun ke lokasi, untuk melihat jalan rusak di perbatasan tersebut. “Jalan perbatasan ini rusak, karena sering dilalui oleh truk besar dari Banjarnegara, untuk mengangkut kentang dari Desa Simego, dan sudah 10 tahun tidak pernah diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menegaskan Pemda dalam minggu ini atau paling lambat akhir Mei akan melakukan perbaikan jalan yang ada di Kecamatan Petungkriono. Menurutnya untuk jalan rusak parah sepanjang 500 meter, yang berada di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Pekalongan, pihaknya akan langsung melakukan komunikasi, untuk dilakukan perbaikan bersama. Karena Jalan Kalibening yang menghubungkan Desa Simego, adalah jalur ekonomi yang vital untuk kedua Kabupaten.

“Saya akan silaturahmi dengan Bupati Banjarnegara. Kebetulan saya kenal baik dengan Bupati Banjarnegara, untuk membicarakan jalan rusak ini, karena jalan ini sangat dibutuhkan warga Kabupaten Banjarnegara dan Pekalongan, dan yang rusak parah ada di Kabupaten Banjarnegara,” tegasnya. (thd/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here