Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Tanjung Emas

388
ANTISIPATIF: Pembukaan kegiatan Exercise ISPS Codes 2017 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, kemarin. (IST)
ANTISIPATIF: Pembukaan kegiatan Exercise ISPS Codes 2017 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, kemarin. (IST)

SEMARANG – Forum Komunikasi Port Facility Security Officer (PFSO) Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, menggelar kegiatan Exercise ISPS Codes 2017. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa – Rabu (16-17/5) di area Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan pada fasilitas pelabuhan.

Ketua Forum Komunikasi PFSO Pelabuhan Tanjung Emas, Anang Wibowo mengatakan, kegiatan Exercise ISPS Codes 2017 adalah latihan pengamanan fasilitas pelabuhan yang disesuaikan dengan standar internasional pengamanan fasilitas pelabuhan yakni (International Ship and Port Facility Security) ISPS Codes. Dijelaskan, setiap petugas keamanan di tiap fasilitas di pelabuhan harus paham tata cara pengamanan tersebut yang merupakan implementasi dari ISPS Codes. “Karena itu kegiatan ini dilakukan, meski tiap fasilitas atau instansi punya standar pengamanan sendiri, namun para petugas keamanan juga harus memahami standar pengamanan pelabuhan secara umum yang berlaku internasional,” tegasnya.

Kegiatan diikuti oleh perwakilan petugas keamanan dari delapan fasilitas dan instansi yang berada di wilayah pelabuhan. Yakni Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), PT Sriboga Mills, PT Pelindo, PT Aneka Kimia Raya (AKR), PT Indonesia Power, Pertamina, PT Kayu Lapis Indonesia (KLI) dan PT Opsico. “Sebenarnya tanggungjawab keamanan pelabuhan ada pada KSOP. Namun adanya Forum Komunikasi PFSO ini akan lebih memperkuat lagi,” ujarnya. “Untuk menanggulangi segala ancaman yang mungkin timbul, segenap PFSO Tanjung Emas harus kompak dan bersatu padu untuk dapat menghadapi ancaman tersebut,” imbuhnya.

Pada hari pertama, acara diisi dengan workshop terkait dengan penamnggulangan pencemaran perairan. Sedangkan kemarin, dilakukan simulasi serta praktik lapangan pengamanan di semua fasilitas pada Pelabuhan Tangung Emas.

Sementara Syamsuh Agustiar, Kasi Keselamatan Berlayar Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang mengatakan, kegiatan latihan tersebut memang perlu dilakukan setidaknya seklai dalam setahun, agar petugas keamanan selalu sigap dan waspada terhadap berbagai gangguan keamanan pelabuhan. Seperti kebakaran, penyusupan, demonstrasi, kecalakaan kerja, hingga sabotase. “Sebentar lagi juga akan ada lonjakan penumpang di pelabuhan, yakni pada arus mudik dan balik Lebaran. Karena itu kegiatan ini kita laksanakan, sebagai langkah antisipatif,” tegasnya. (smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here