Sempat Selfie di Gereja Blenduk dan Lawang Sewu

Mengikuti Dubes Denmark untuk Indonesia Gowes Keliling Semarang

271
KELILING SEMARANG: Dubes Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, ditemani Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menikmati Kota Semarang dengan bersepeda. (AJIE MAHENDRA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KELILING SEMARANG: Dubes Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, ditemani Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menikmati Kota Semarang dengan bersepeda. (AJIE MAHENDRA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia, Casper Klynge, mengaku ketagihan setelah bersepeda keliling Kota Semarang, Rabu (17/5) pagi. Menurutnya, menikmati wisata heritage Kota Lama memang nyaman dinikmati dengan bersepeda. Seperti apa?

AJIE MAHENDRA

KONDISI jalan raya Kota Semarang yang begitu sarat kendaraan bermotor tidak menyurutkan semangat Casper menggenjot sepeda roda tiga yang dipakai keliling Kota Semarang. Selama perjalanan yang dikemas dalam tema Viking Biking tersebut, dia kerap melempar senyum sembari menyapa warga.

Casper yang mengenakan helm khas bangsa Viking, tidak bersepeda sendirian. Dia ditemani Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Sekda Jateng Sri Puryono, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, sejumlah anggota Komunitas Bike to Work (B2W), dan masyarakat penghobi sepeda.

Pagi itu, rombongan Viking Biking menyusuri rute yang dimulai dari Kantor Pemprov Jateng menuju Simpang Lima, Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, Bubakan, Kota Lama, Jalan Pemuda, Lawang Sewu, Jalan Pandanaran, Taman KB, dan finish di kantor Pemprov Jateng kembali.

Ketika melintasi wilayah Kota Lama, Casper kerap berhenti sejenak untuk mengambil gambar lewat ponselnya. Sesekali, dia juga selfie dengan latar belakang gedung kuno peninggalan Kolonial Belanda. ”Kota Lama memang bagus jika dinikmati sambil bersepeda santai,” ucapnya.

Setelah berfoto di depan Gereja Blenduk, Casper penasaran melihat bagian dalam tempat ibadah tersebut. Kebetulan salah seorang pengurus gereja menangkap maksud tersebut. Casper dan rombongan pun disambut dengan mengajak masuk melihat beragam ornamen di bagian dalam bangunan peninggalan Kolonial Belanda yang didirikan pada 1753 silam.

Selepas berkeliling Kota Lama, rombongan mengayuhkan sepeda menuju destinasi wisata yang menjadi landmark Kota Semarang. Casper pun tertarik mengabadikan foto Gedung Lawang Sewu ketika melintas di bundaran Tugu Muda. Dia mengajak sejumlah peserta Viking Biking berfoto bersama untuk kenang-kenangan.

Casper menjelaskan, Viking Biking merupakan kampanye untuk mengajak warga Semarang mulai menggunakan sepeda sebagai moda transportasi alternatif. Selain menambah jam olahraga, bersepeda juga mengurangi  dampak dari pemanasan global akibat polutan yang keluar dari asap kendaraan bermotor.

”Kami sangat senang dapat melakukan aksi positif Viking Biking ini bersama masyarakat Semarang, dan kami harapkan budaya bersepeda semakin digalakkan semua lapisan masyarakat,” paparnya.

Ketua B2W Indonesia, Poetoet Soedarjanto, mengaku, sengaja mengusung tema Viking Biking karena Denmark merupakan bagian dari negara Skandinavia. Skandinavia adalah wilayah di Eropa bagian Utara yang dikenal sebagai bangsa Viking.

Kebetulan negara-negara di Skandinavia sangat concern dengan isu-isu pemanasan global dan pelestarian lingkungan. ”Jadi, Kedutaan Besar Denmark dan Komunitas B2W mengadopsi semangat pelestarian lingkungan dan hidup sehat untuk gerakan ini,” ujarnya.

Gubernur Ganjar menuturkan, kunjungan Casper tersebut juga membahas perkembangan kerja sama Pemprov Jateng dengan Denmark terkait lingkungan hidup. Salah satunya mengenai pengelolaan sampah, termasuk pengelolaan sampah untuk energi gas di Jatibarang Kota Semarang, Kabupaten Cilacap, Kebumen, dan Tegal.

”Tadi bersepeda sambil ngobrol soal kerja sama. Mereka sudah seperti orang Indonesia dan sering membantu. Dan dari kerja sama itu, kami harapkan bisa lebih baik. Sehingga hari ini (kemarin) di luar bicara kerja sama yang serius kita sepedaan,” ucapnya.

Penasihat Pemerintah Denmark untuk Jateng, Ian Rowland, menambahkan, kerja sama menggarap proyek pengelolaan sampah di Jatibarang sudah berjalan cukup lama. Sedangkan untuk proyek di Kota Semarang sedang dalam persiapan, groundbreaking akan dilaksanakan sekitar Agustus-September 2017.

Tinggalkan Komentar: