Demak Jadi Pilot Project GCG BUMD

934
JADI PERCONTOHAN: Sosialisasi GCG BUMD di Taman Resto. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
JADI PERCONTOHAN: Sosialisasi GCG BUMD di Taman Resto. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK– Demak patut berbangga. Sebab, dari 35 kabupaten/kota di Jateng, Demak menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk menjadi pilot project Good Corporate Governance (GCG) bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selain Demak adalah Sragen.

Demikian terungkap dalam sosialisasi implementasi GCG BUMD Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng di Taman Resto, Jalan Sultan Hadiwijaya, Kota Demak, kemarin.

Kepala Perwakilan BPKP Jateng, Samono menuturkan, sosialisasi pada BUMD ini diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penerapan GCG tersebut. ”Sebelumnya, kita lakukan survei pendahuluan penerapan GCG ini. Diantaranya dengan mengisi kuesioner responden di BUMD Demak ini,” katanya.

Sosialisasi menghadirkan Adna Sholi Korwas Akuntan Negara. Kabag Perekonomian Setda Pemkab Demak, Suwarno mengatakan, GCG BUMD dibutuhkan supaya tidak terjadi benturan antara kepentingan pemilik modal dengan manajemen pengelola BUMD.  Dengan demikian, dapat terwujud BUMD yang efisien, dan berdaya saing.

”Harapannya, ada pertumbuhan yang berkelanjutan, laba tinggi dan peningkatan nilai perusahan yang optimal,” ujarnya.

Menurutnya, terkait GCG ini, BPKP Jateng memberikan pendampingan dan fasilitasi. ”Demak dipilih karena pemilik modal dan pengelola proaktif dan intens dalam pengelolaan BUMD. Karenanya, BUMD di Demak ini menjadi pilot project penerapan GCG tersebut,” jelasnya. (hib/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here