33 C
Semarang
Senin, 28 September 2020

Ribuan Rumah Kos Ilegal

400 Pengusaha Kos Tertib Bayar Pajak

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak tergarap maksimal di Kota Semarang adalah sektor pajak rumah kos. Saat ini, dari ribuan rumah kos yang tersebar di Kota Atlas, tercatat baru 600 rumah kos resmi. Sisanya, dikategorikan tidak berizin alias ilegal.

Para pengusaha kos mengeruk keuntungan besar dari hasil bisnisnya. Namun diperkirakan ada ribuan pengusaha kos yang tidak membayar pajak. Saat ini, Pemkot Semarang sedang gencar melakukan penataan di sektor pengelolaan rumah kos ini. Selain tidak taat perizinan, rumah kos yang tidak berizin ini sulit terkontrol. Dampaknya banyak rumah kos kerap disalahgunakan menjadi sarang kejahatan. Mulai pergaulan bebas, sarang peredaran narkoba hingga sarang pelaku terorisme. Semua bermula dari lemahnya pengendalian pengelolaan rumah kos oleh pemerintah setempat.

Untuk itulah, dibentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengelolaan Rumah Kos di DPRD Kota Semarang. Tim ini masih terus melakukan pemetaan dan pendalaman kajian mengenai seluk-beluk pengelolaan rumah kos.

”Selama ini, rumah kos disebut legal atau ilegal, hanya berdasarkan atas membayar pajak atau tidak. Sedangkan mengenai Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan izin penyambungan jalan masuk, selama ini diabaikan. Setelah izin dilengkapi, pengusaha kos harus membayar pajak. Ini sangat eman-eman kalau tidak ditertibkan,” kata Ketua Pansus Raperda Pengelolaan Rumah Kos, Suharsono, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rumah kos D’Paragon yang terletak di Jalan Yogya, tak jauh dari Jalan Veteran, Semarang, Selasa (16/5).

Dikatakannya, penertiban rumah kos ini sangat penting untuk dilakukan. Mengingat pertumbuhan Kota Semarang sangat pesat. Sebab, bagaimanapun pembangunan rumah kos terkait dengan ketertiban dan keamanan lingkungan di sekitarnya. Bahkan jika tidak dapat dikendalikan, dampaknya bisa merembet terhadap tindakan penyalahgunaan tempat kos.

”Sesuai aturan, setiap pengusaha kos yang memiliki 10 kamar nantinya harus melakukan proses perizinan. Sebab, rumah kos yang memiliki lebih dari 10 kamar, tentu memiliki dampak lingkungan dan menimbulkan persoalan baru. Misalnya, akses jalan maupun persoalan parkir,” bebernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...