Keikutsertaan Unas SD 100 Persen, Bupati Optimistis

1104
SIDAK UNAS : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, didampingi Plt Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Pekalongan, Ali Reza, memantau pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Dasar di SD Wangandowo 2, Bojong, Kabupaten Pekalongan, Senin (15/5) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK UNAS : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, didampingi Plt Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Pekalongan, Ali Reza, memantau pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Dasar di SD Wangandowo 2, Bojong, Kabupaten Pekalongan, Senin (15/5) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Masih rendahnya tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pekalongan, membuat Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, memberikan perhatian ekstra untuk memastikan perkembang kemajuannya. Karena itulah, Bupati Asip memantau beberapa SD yang sedang melakukan ujian nasional (Unas), Senin (15/5) kemarin.

Kali ini, sengaja mengunjungi beberapa SD yang jumlah siswanya sedikit dan kondisi sekolahnya kurang bagus atau sudah rusak beberapa ruangannya. I antaranya, SD Negeri 2 Wangandowo Kecamatan Bojong, yang peserta Unasnya hanya 27 siswa, demikian juga dengan SD Wangandowo 3, hanya 3 siswa yang mengikuti Unas.

Bupati Asip ketika mengunjungi SD Negeri 2 Wangandowo mengungkapkan bahwa keikutsertaan siswa SD dalam Unas kali ini mencapai 100 persen. Artinya tidak ada siswa yang tidak hadir, baik karena alasan sakit atau lainnya.

“Kami berharap, peringkat pendidikan SD di Kabupaten Pekalongan terus meningkat. Pada tahun 2016 masuk pada urutan ke-17 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Maka pada tahun 2017 ini, diharapkan peringkat pendidikan SD Kabupaten Pekalongan berada di 10 besar,” harapnya.

Pihaknya optimistis adanya peningkatan. Lantaran, pelaksanaan Unas SD tahun ini paling bagus, semua siswa hadir 100 persen. “Ini tidak seperti SMP, bahkan siswa pondok pesantren setara SD juga mengikuti Unas 100 persen,” ungkap Bupati Asip.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pekalongan, Ali Reza, menjelaskan bahwa pelaksanaan Unas SD di Kabupaten Pekalongan diikuti oleh 623 satuan pendidikan SD, dan 5 pondok pesantren, dengan jumlah peserta 15.395 siswa SD dan MI serta 37 orang ponpes.

Menurutnya, hasil Unas SD tahun 2017 ini, hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Karena kinerja para pengajar SD sangat baik, situasi dan kondisi proses belajar mengajar juga mendukung. “Kami sangat yakin bahwa peringkat pendidikan dasar Kabupaten Pekalongan tahun ini, akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Segala upaya dan perbaikan kualitas belajar mengajar telah kami lakukan,” jelas Ali Reza. (thd/ida)