Persibat Ditahan Imbang PSS

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

BATANG – Pertandingan lanjutan Liga 2 Group 3 yang mempertemukan Persibat Batang dengan julukan Laskar Alas Roban dengan simbol Banteng dengan PSS Sleman alias Super Elang Jawa, berakhir imbang 0 – 0. Tuan rumah, kembali gagal meraih poin penuh di kandang sendiri, setelah sebelumnya kalah dengan tim tetangga, Minggu (14/5) di Stadion Moh Sarengat.

Ingin memberikan pertandingan yang menarik bagi pendukung setia yang memenuhi hampir seluruh tribun, pemain Persibat langsung stel kencang. Permainan dengan tensi tinggi, sudah mulai digelar sejak menit awal permainan.

Tidak mau kalah, didukung ribuan suporternya yang turut hadir di markas lawan, PSS berani melayani permainan tuan rumah. Terus saling serang dan menyerang, namun kedua tim tak mampu membuahkan gol.

Kerasnya permainan kedua tim membuat tensi pertandingan meningkat. Memaksa bermain keras untuk mendapat bola, pemain depan Persibat dengan nomor 8 Honi Makrufan, memaksa menekel keras pemain belakang PSS Sleman, sehingga mendapat kartu kuning.

Ingin terus menguasai permainan, Persibat terus melakukan serangan tapi tak berhasil membuahkan gol. Hingga wasit Ginanjar Rahman Latih dari Bandung meniup peluit tanda turun minum, dengan kedudukan masih imbang dengan skor kacamata, 0 – 0.

Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan tetap saling unjuk serangan. Pemain PSS Sleman yang dikapteni oleh Busori dengan nomor 17, banyak peluang didapat. Namun tidak dimanfaatkan dengan baik.

Upaya kedua tim, belum membuahkan hasil hingga waktu semakin menipis. Tak ingin mengecewakan pendukung, kedua tim terus serang-menyerang. Beberapa pelanggaran pun terjadi. Hingga peluit babak kedua dibunyikan skor kacamata tetap terpajang di papan skor di tribun sebelah timur Moh Sarengat.

Pelatih PSS Sleman Freddy Mulli mengatakan, peluang timnya pada pertandingan ini cukup banyak, namun skenario tidak terlaksana. ” Hasil pertandingan ini, akan kita evaluasi. Kualitas permainan akan kami benahi untuk kondisi untuk persiapan dengan Jepara. Namun kita juga cukup puas sengan pertandingan ini,” jelasnya.

Pelatih Persibat Lukas Tumbuhan mengatakan, untuk hasil tersebut, dia tidak puas karena tuan rumah. Namun timnya mengalami progres yang bagus. Karena lawan mainnya bukan tim sembarangan. Timnya dengan pemain seadanya menghadapi tim berkelas dengan PSS Sleman.

“Perjuangan pemain sangat luar biasa saya hormati, ini merupakan motivasi ke depan agar lebih baik. Dengan waktu yang sangat mepet akan kita laksanakan secara maksimal agar bisa bermain bagus ke depannya,” tandas Lukas. (han/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -