Dua Jalur Alternatif Disiapkan

1282
BIAR TERANG : Sejumlah lampu penerangan jalan umum terpasang di Jalingkut, Minggu (14/5). (ANAM SYAHMADANI/RATEG)
BIAR TERANG : Sejumlah lampu penerangan jalan umum terpasang di Jalingkut, Minggu (14/5). (ANAM SYAHMADANI/RATEG)

TEGAL – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal mempersiapkan dua jalan untuk menjadi jalur alternatif arus mudik Lebaran tahun ini. Dua jalan tersebut, yakni Jalan Abdul Syukur dan Mataram. Hal ini disampaikan Kepala DPUPR Sugiyanto saat menghadiri Festival Tegal Tempo Doeloe di Jalan Pemuda, Sabtu (13/5).

Menurut Sugiyanto, dua jalan tersebut disiapkan sebagai jalur alternatif untuk dilewati roda dua dan empat, dengan tujuan mengurangi kepadatan di dalam Kota Tegal, seperti yang sering terjadi saat arus mudik di Jalan Kolonel Sugiono sampai Gajah Mada. “Sebelum Jalan Mataram, Jalan Abdul Syukur bisa dilewati, kondisi jalannya sudah bagus,” ujarnya.

Kendaraan yang melalui Jalan Abdul Syukur, urai Sugiyanto, bisa menembus ke Jalan Blanak. Sedang kendaraan yang melalui Jalan Mataram, bisa diarahkan melalui Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) maupun Jalan Brawijaya. “Jalan-jalan tersebut, dari segi penerangan juga sudah bagus. Di Jalingkut, akan ditambah lampu penerangannya,” ujarnya.

Sugiyanto menambahkan, untuk Jalingkut dari Jalan Mataram sampai Coyo, penanganannya oleh Satuan Kerja Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Jalan diupayakan tidak bergelombang sebelum H-5. Sementara untuk jembatan Jalan Blanak, sudah mencapai tahap pengerjaan akhir dan saat ini, sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Sebelumnya, kepadatan arus kendaraan pemudik di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Tegal diprediksi berkurang dibandingkan tahun lalu. Hal ini, dipengaruhi Tol Pejagan-Pemalang yang sudah bisa dilalui kendaraan saat arus mudik. Sehingga, kendaraan dari arah Jakarta ke Semarang bisa melalui tol tersebut, setelah keluar dari Tol Brebes Timur.

“Apabila tahun lalu kepadatan arus mudik naik mencapai 15 persen, tahun ini diprediksi hanya sekitar 8 persen,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal Johardi. (nam/jpnn/ric)