LUPAKAN PSIR : Tim PSIS Semarang mulai membangun kekuatan untuk melawan PPSM Magelang dan melupakan hasil imbang saat melawan PSIR Rembang beberapa waktu lalu. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUPAKAN PSIR : Tim PSIS Semarang mulai membangun kekuatan untuk melawan PPSM Magelang dan melupakan hasil imbang saat melawan PSIR Rembang beberapa waktu lalu. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG–Setelah hanya berhasil meraih hasil imbang 1-1 versus PSIR Rembang, tim PSIS Semarang akan melakoni matchday kelima mereka menjamu PPSM Magelang di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (18/5) mendatang.

Raihan tiga poin menjadi hasil yang tidak bisa ditawar Johan Yoga dkk untuk mengamankan jalur mereka lolos ke babak 16 besar. PSIS saat ini telah mengumpulkan 10 poin hasil dari tiga kemenangan dan sekali seri.

“Sejumlah evaluasi tentunya telah dilakukan pelatih setelah kami bertanding melawan PSIR lalu. Tentunya, kami berharap anak-anak bisa melupakan hasil pertandingan lawan PSIR kemarin dan fokus menghadapi PPSM,” beber General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Di atas kertas, tim Mahesa Jenar seharusnya bisa meredam PPSM Magelang yang catatan laga tandang mereka tidak cukup baik dengan menyerah 3-1 di kandang Persis dan kalah 2-0 di kandang Persipur.

“Namun, kami tidak mau berandai-andai dulu karena setiap tim yang bertemu dengan PSIS biasanya memiliki motivasi yang berlipat. Makanya, kami harap anak-anak tetap bekerja ekstra keras menjamu PPSM besok,” sambung Liluk.

Tim PSIS Semarang kemungkinan juga bakal menurunkan komposisi winning team mereka, meskipun sejumlah pilar seperti M Yunus, Safrudin Tahar dan Ahmad Agung saat ini telah mengantongi dua kartu kuning.

Coach Subangkit juga memberikan isyarat akan kembali melakukan perubahan komposisi dan skema tidak seperti ketika melawan PSIR kemarin, dinama head coach asal Pasuruan itu tampil dengan skema 3-4-3. “Pasti kami memiliki alternatif skema yang bisa diterapkan saat bermain kandang maupun tandang. Itu juga bisa menggunakan tiga bek maupun empat bek. Akan kami siapkan di sisa waktu ini,” beber Subangkit.

Yang jelas, pihaknya meminta ke Johan Yoga dkk untuk tampil fokus sepanjang laga dan meminimalisasi pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu.”Gol PSIR kemarin, karena diawali pelanggaran yang sebenarnya tidak perlu. Kami terus menekankan ke anak-anak untuk memperbaiki hal itu,” pungkasnya. (bas/ida)