Tingkatkan Kualitas Lulusan, Undaris Gandeng KAI

825
TINGKATKAN KUALITAS: Ketua DPD KAI Jateng, John Richard Lutuihamallo usai menerima nota kesepahaman dari Dekan FH Undaris Tri Susilowati didampingi Rektor Undaris Lamijan di Hotel Patrajasa, Semarang, kemarin. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)
TINGKATKAN KUALITAS: Ketua DPD KAI Jateng, John Richard Lutuihamallo usai menerima nota kesepahaman dari Dekan FH Undaris Tri Susilowati didampingi Rektor Undaris Lamijan di Hotel Patrajasa, Semarang, kemarin. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Kredibilitas lulusan Fakultas Hukum (FH) harus bisa dipertanggungjawabkan. Untuk meningkatkan kualitas lulusannya, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (Undaris) Kabupaten Semarang, menggandeng Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah, untuk melaksanakan program Diklat Khusus Profesi Advokat (DKPA).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan bersamaan dengan jadwal Yudisium dan pelepasan calon wisudawan Fakultas Hukum, program studi S1 dan S2 Ilmu Hukum di ruang Ramasinta, Hotel Patrajasa, Semarang, Kamis (11/5).

Rektor Undaris Kabupaten Semarang, Lamijan mengatakan, dalam acara wisuda FH tersebut kampusnya meluluskan 61 calon sarjana dan 3 program magister. Menurutnya, semua advokat harus melalui DKPA. Dengan adanya DKPA akan dijadikan pendamping keterampilan yang dimiliki alumni mahasiswa hukum.

”Akan banyak materi yang bisa diperdalam dalam DKPA. Setelah lulus, sarjana FH bisa mendaftar, alumni mahasiswa FH luar Undaris juga boleh ikut daftar. Dalam DKPA juga akan dihadirkan pimpinan-pimpinan KAI dari Jakarta,” kata Lamijan.

Sementara itu, Ketua DPD KAI Jateng, John Richard Lutuihamallo mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan kegiatan yang sama bersama Universitas Muria Kudus (UMK). Ia menganggap kerja sama tersebut sebagai langkah membangun moralitas calon advokat kedepan. Selain pendidikan, dalam DKPA juga membangun moralitas calon advokatnya.

”Dengan begitu penegakan hukum akan lebih baik sehingga tidak abu-abu. DKPA yang diadakan KAI bukan hanya praktik beracara, melainkan nantinya calon advokat bisa mengenal dirinya sendiri usai resmi dilantik menjadi advokat, dengan begitu orientasinya hendak ke mana bisa mengetahui,” kata John didampingi Ketua DPC Peradi Kabupaten Semarang, Turmudi.

”Kita juga ingin bisa menghasilkan mahasiswa hukum yang benar-benar bisa berjuang untuk rakyat, makanya pengajar-pengajarnya juga didatangkan langsung dari DPP KAI,” ungkapnya. (jks/zal/ce1)